Minggu, 5 April 2026
Palu  

Pemprov Sulteng Akan Validasi Data Guru Honorer

PALU EKSPRES, PALU – Ketua PGRI Sulteng Syamzaini memberi beberapa rekomendasi kepada Gubernur Sulteng H Longki Djanggola dalam kunjungannya ke kantor Gubernur Sulteng, Selasa 21 Januari 2020.

Sebelum memberi rekomendasi, Syamzaini mengpresiasi Gubernur Sulteng yang berhasil meningkatkan  Indeks Pembangunan Manusia ( IPM ) dari tahun ke tahun. Karena sesuai data BPS tahun 2018, IPM Sulteng mencapai 6,88persen. Naik dibandingkan tahun 2017 yang hanya 6,11persen.

Dia mengaku PGRI Sulteng siap mengawal kebijakan Gubernur terutama bidang pendidikan dalam rangka mencapai visi Gubernur yakni “Sulawesi Tengah yang Maju, Mandiri dan Berdaya Saing”Dengan salah satu misinya adalah “Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia yang Berdaya Saing dan Berbudaya”.

“Untuk  mencapai  misi mulia itu,  maka apa yang sudah dilakukan pemerintah sangat perlu diapresiasi dan diakselerasi pada masa mendatang. PGRI Sulteng intinya siap menjadi mitra Pemda,”kata Syamzaini.

Adapun beberapa rekomendasi PGRI Sulteng untuk pemerintah antara lain adalah terkait dukungan untuk mencapai misi meningkatkan sumber daya manusia.
Pertama adalah mengatasi peredaran narkoba dan penguatan pendidikan karakter harus semakin digalakkan. Perlu upaya dini mencegah peredaran obat terlarang di kalangan siswa dan menanamkan karakter .

PGRI Sulteng juga memberi apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada Gubernur Sulteng atas keberhasilan mengelola pemerintahan dan masyarakat pada masa krisis pascabencana Karena ia menilai Sulteng dapat bangkit lebih cepat.

Iapun meminta Gubernur mempertimbangkan untuk menetapkan program miigasi bencana di sekolahan.

“Meskipun tidak dalam bentuk mata pelajaran tetapi  diintegrasikan  pada kegiatan kurikuler,  intra kurikuler maupun ekstra kurikuler,”sebutnya.

Lalu meminta perhatian Gubernur untuk memberikan alokasi honor bagi guru-guru honorer melalui ABPD Sulteng.

Gubernur Longki Djanggola, menyampaikan selamat kepada kepengurusan PGRI  yang baru dan memberikan harapan agar guru- guru lebih kompak apapun organisasinya. “Saya mengharap untuk terus menjaga kekompakan dalam melaksanakan tugas,” ujarnya. Gubernur menyebut peningkatan IPM Sulteng dan keberhasilan lainnya dapat dicapai atas peran semua guru.

Terkait peredaran Narkoba, pihaknya akan mengeluarkan surat edaran. Sedangkan terkait penanganan bencana, Longki menyebut pihaknya sudah cukup maksimal melakukannya. “Saya terus memastikan langkah- langkah pemulihan dampak bencana sudah berjalan dengan baik semuanya itu diharapkan sesuai kebutuhan masyarakat,” kata Longki.

Selanjutnya bidang pendidikan. Longki menyatakan saat ini merasakan bagaimana pelaksanaan proses belajar mengajar dapat cepat dilaksanakan dengan baik.
“Walaupun kita laksanakan di tenda- tenda hal tersebut merupakan komitmen kita untuk mempercepat proses pemulihan dari dampak bencana,” katanya.

Sementara terkait alokasi honor, Longki meminta agar supaya dapat diusulkan secara berjenjang sesuai kewenangan dan pelaksanaannya harus proporsional dan tidak bertentangan dengan aturan perundang- undangan yang berlaku.

Sementsra itu Sekdaprov Sulteng  Hidayat Lamakarate, mengaku kebersamaannya dengan PGRI selama ini sudah berjalan sangat baik.
Diapun menanggapi usulan honor bagi guru honorer. Kata dia,  saat ini pemerintah sementara dalam proses perhitungan dan validasi data jumlah honorer guru- guru secara riil.

“Karena selama ini bayak guru honorer diangkat berdasarkan SK kepala sekolah  sehingga perlu dilakukan validasi terkait dengan hal tersebut,” demikian Hidayat. (mdi/palu ekspres)