Banggai Laut, Palu Ekspres – Palang Merah Indonesia Banggai Laut tak tinggal diam atas nasib sekira 1.500 jiwa korban kebakaran di di Tolitoli. Rabu, 5 Februari 2020 sore mereka menjaring langsung bantuan dari masyarakat di sejumlah jalan utama di dalam Kota Banggai.
“Rencananya kita akan turun ke jalan-jalan utama selama seminggu untuk menjaring langsung donasi dari masyarakat. Hasil dari penggalangan dana ini kita akan transfer langsung ke PMI Tolitoli untuk disalurkan kepada mereka yang membutuhkan di sana,” jelas Febri, Kepala Markas PMI Banggai Laut.
Untuk Rabu sore mereka baru menggalang dana di depan Pasar Baru. Rencananya, imbuh Febry, PMI akan membuat posko bantuan di daerah Pasar Tua agar semakin banyak donasi yang bisa terkumpul.
Hal menggembirakan bagi Febri dan rekan-rekannya, solidaritas masyarakat Banggai begitu luar biasa. Donasi datang dari pengemudi becak motor, masyarakat umum, ibu-ibu bahkan aparat keamanan.
Seperti diketahui, Kebakaran hebat melanda permukiman padat penduduk di Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah. Ratusan rumah ludes dan satu orang dikabarkan tewas dalam kejadian ini.
Kebakaran permukiman padat penduduk terjadi di Jalan Bubara dan Lumba-lumba, Kelurahan Sidoarjo, Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, Minggu, 2 Februari 2020 sekitar pukul 22.30 Wita.
Kebakaran itu mengakibatkan 400 kepala keluarga atau sebanyak 1.500 jiwa kehilangan tempat tinggal. Kini mereka ditampung sementara di tenda-tenda darurat yang disediakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah setempat. Mereka membutuhkan pakaian, makanan dan keperluan bayi berupa susu dan pampers, termasuk kebutuhan perempuan seperti pembalut. (mg05)






