Sabtu, 5 September 2026
Opini  

You, What You Eat

Muh. Nur sangadji

Oleh  Nur Sang Adji

Di suatu pagi, saya urus pisang yang dipanen di halaman rumah saya beberapa hari lalu. Begitu serius, hingga saya lalai merespon catatan pendeknya karib saya, Saleh, tentang ekonomi dan pertanian. Pisang itu, sebahagiannya telah saya bagi kepada mahasiswa. Setengahnya lagi tertutup karung dan saya alpa, sehingga separuh dari setengahnya membusuk.

Pisang yang busuk, saya kubur untuk pengayaan bahan organik tanah. Dan, yang masih bagus, saya bawa ke satu hotel di Palu sebagai bahan demonstrasi di dapan peserta. Mahasiswa se Kota Palu untuk gerakan anti narkoba bersama BNN. Saya ilustrasikan kekayaan tanah kita untuk produksi. Ada di desa maupun di kota. Mengapa tergiur Narkoba, bila produk pertanian halal berlimpah untuk konsumsi dan hasilkan rupiah.

***
Adalah Brillat Savarin, ahli hukum dan Gizi asal Perancis yang bilang. “Dit mois que est ce que vous mangez, et je vous dit qoui est vous”. “Bilang pada saya apa yang kamu makan dan saya akan bilang siapa kamu sebenarnya”. Jadi, kita mengkonsumsi apa, menentukan siapa kita sesungguhnya.

Konsumsi menjadi salah satu dari tiga ukuran penting dalam ketahanan pangan, disamping produksi dan distrubusi. Konsumsi juga menjadi alat ukur ekonomi, bersama investasi, export-import dan lainnya. Sering kali, konsumsi tidak terpenuhi bukan karena tidak ada produksi, tapi karena gagal jangkau karena mandek distribusi atau melemahnya daya beli berbareng meningkatnya harga jual.

Tapi, kalau semua kita berproduksi, kemandirian telah terjawab. Meskipun baharu untuk kepentingan subsistem semata. Minimal kekuatiran akan paceklik tidak terjadi. Inilah esensinya “urban farming” yang terus didorong untuk membentuk pemahaman bahwa kota tidak berarti tidak ada pertanian.

***
Ada ahli ekonomi menyatakan ini, “if you stop to produce you will die”. Karena itu pemerintah Cina satu ketika mendorong penduduknya untuk menjadi produsen (terutama pertanian) sebanyak mungkin.
Hingga, akhirnya mereka sadar, bahwa konsumen (baca : konsumsi/konsumtif) patut hadir sebagai penyeimbang.

Ternyata, ahli ekonomi tersebut juga melanjutkan untuk ekonomi modern, “even you produce, but you can not seal it, you will also die”. Karena itu produk harus laku. Di dunia pertanian, dikenal istilah tanam, petik, jual. Belakangan masuk kata olah sebelum jual untuk dapat nilai tambah.

Di soal jual beli inilah manusia sering payah di aspek moralnya. Banyak sekali hadist mengingatkannya. Gandy meletakannya, satu dari tujuh dosa sosial (sevent social sins) yang amat dia kuatirkan. Saya menemukan wujudnya di kawasan Tamrin City sesaat silam. Ada dua penjual duku di pelataran. Satunya menuliskan 1 kg 10.000. Satunya lagi menulis 1 kg Rp 7.500. Manusiawi bila saya pilih yang murah. Tapi, waktu membayar untuk 2 kg, dia menyebutkan Rp 30.000. Ternyata, angkanya 1/2 kg seharga Rp 7.500. Tapi, angka 2 ditulis sangat kecil, nyaris tidak terlihat. Politik dagang, ternyata merambah hingga rakyat jelata.

***
Berkait konsumsi dan dagang ini, berapa tahun silam, pemerintah Cina menggeser penduduknya dari desa ke kota dalam program urbanisasi (kebalikan dengan kita, transmigrasi). Data yang saya peroleh, 400 juta per tahun didrop ke kota untuk memicu konsumsi. Tentu, agar hasil produksi dapat diserap pasar.

Baru saya sadar bahwa “golojo” alias “nadoko” alias konsumtif itu ternyata penting juga untuk kesehatan ekonomi. Tapi, kita butuh makin banyak warga yang “nadoko” dengan cerdas dan seimbang. Baik gizinya maupun jumlahnya (yang dikonsumsi dan yang diproduksi). Sebab, apa yang kita makan, mengungkap identitas kita : “you, what you eat. Entahlah. ***

 

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam