Jumat, 15 Mei 2026
Palu  

Penertiban Tambang Ilegal di Sulteng, Kapolda Diminta Tidak  Mengulang Model Penindakan Sebelumnya

Syahrudin A. Douw
Syahrudin A. Douw. Foto: dok

PALU EKSPRES, PALU– Kapolda Sulawesi Tengah Irjen. Pol. Syafril Nursal, Senin (2/3/2020), memberikan keterangan pers mengenai rencana Operasi Penambangan Ilegal (Ilegal Mining) yang kembali beroperasi di beberapa tempat di wilayah hukum Polda Sulawesi Tengah.  Penjelasan ini memberi signal positif untuk perbaikan tata kelola lahan yang setiap tahunnya mengalami degradasi secara massif.

Pengamat Pertambangan, Syahrudin A. Douw SH mengatakan ilegal mining bukan lagi hal baru terjadi di Sulawesi Tengah, tetapi illegal mining telah ada sejak tahun 2009 khusunya di Poboya. Penambangan 2009 meluas hingga kecamatan Dondo Kabupaten Tolitoli, Kecamatan Toili di Kabupaten Banggai, Kecamatan Moutong dan di Desa Kayuboko Kecamatan Parigi Kabupaten Parigi Moutong, dan terakhir di Dongi-dongi dan sekitarnya di Kabupaten Poso.

Maraknya penambangan illegal (tanpa izin) dilakukan oleh kelompok-kelompok  yang didanai oleh cukong-cukong local. “Dan, tidak sedikit informasi beredar bahwa terdapat oknum-oknum “penegak hukum” ikut terlibat dalam membekingi aktivitas illegal di beberapa tempat di Sulawesi Tengah,” kata Syahrudin melalui keterangan tertulis yang diterima, Palu Ekspres, Minggu (8/3/2020).

Parahnya lagi kata Syahrudin, aktivitas illegal mining telah melibatkan modal besar, sehingga dalam  pengerukan harus menggunakan alat-alat moderen seperti eksavator  dan kendaraan truck pengangkut material dengan jumlah yang banyak. “Aktivitas ini menjadi konsumsi publik, tidak terkecuali aparat penegak hukum,” ujarnya.

Selain Ilegal Mining, kita juga butuh transparansi jumlah merkuri dan sianida yang beredar di Sulawesi Tengah. Sebab penambangan sejak tahun 2009 telah menggunakan Merkuri dan Sianida. Dan, yang sangat mengejutkan penambang-penambang luar daerah seperti dari Ambon dan Maluku, juga datang ke Kota Palu untuk membeli merkuri dan sianida tersebut dalam jumlah yang banyak. Sehingga asumsi publik menguat bahwa peredaran merkuri dan sianida di Kota Palu menjadi lazim dan tidak bisa dilakukan penindakan secara hukum.

Seharusnya pasar bahan berbahaya tersebut juga tidak boleh didiamkan oleh Kapolda jika benar akan melakukan tindakan penertiban. Sebab bagaimanapun, walau penambangan berhenti akan tetapi bahan berbahaya seperti merkuri masih tersedia. Hal ini akan mengundang aktivitas penambangan kembali. Karena penjulan bahan berbahaya tersebut dilakukan secara umum, tidak menggunakan pendekatan Undang-Undang, di mana bahan-bahan berbahaya tersebut harusnya dijual untuk kebutuhan legal yang bisa diaudit penggunaanya. “Jika masih dijual secara serampangan, maka pelakunya harus diseret ke Pengadilan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” ujarnya.

 Aktivitas Ilegal Mining Merugikan Masyarakat dan Negara.

Aktivitas penambangan secara ilegal juga berdampak buruk bagi warga sekitarnya. Seperti yang terjadi di Kabupaten Parigi Moutong, setidaknya terdapat 1.700 hektare sawah khususnya di Kecamatan Moutong mengalami gagal panen akibat material hasil penambangan berupa lumpur memasuki perswahan warga. “Petani kita dirugikan akibat ulah penambangan illegal,” sesalnya.

Dan, atas peristiwa tersebut katanya, semua lepas tangan dan tidak satupun pihak yang bertanggungjawab terhadap gagal panennya sawah petani.

Sebelumnya, akibat penambangan illegal di Dongi-dongi, berdasarkan penjelasan Kapolda Sulteng seorang warga dibacok karena dipicu oleh tidak adilnya pembagian hasil tambang. Hal ini tidak bisa dibiarkan karena pertambangan model komunal seperti ini terjadi hingga kini dan merupakan penambangan yang tidak bisa dipertanggungjawabkan secara hukum.

Selanjutnya, penambangan ilegal di Poboya menggunakan merkuri dan sianida untuk memisahkan material batu, tanah dan emas. Dan, penggunaan merkuri dan sianida telah berlangsung lama dengan jumlah yang cukup banyak. Warga Kota Palu tidak mengetahui berapa jumlah zat berbahaya tersebut saat ini yang mencemari lingkungan dan yang pasti akan berdampak buruk buat masyarakat umum.

Kedepan tambahnya, pasti akan terjadi dampak negatif akibat zat merkuri dan sianida. “Lantas tidak satupun yang bisa dimintai pertanggungjawaban secara hokum,” tegasnya.

Terakhir, menurutnya, kontribusi ilegal mining bagi negara, sudah pasti tidak ada. Lahan akan rusak, bencana pasti datang. Tetapi dari semua kerugian dan ancaman bahaya tersebut, yang paling rentan disalahkan adalah negara karena lalai mengantisipasi dan bahkan membiarkan peristiwa melanggar hukum itu tetap terjadi. Untuk itu, sebagai penutup. Masyarakat menghendaki institusi kepolisian (Kapolda Sulteng) bekerja professional, tidak lagi mengulang model penindakan yang dilakukan oleh Kapolda sebelumnya, menutup tambang, kemudian tidak dilakukan upaya pemantauan dan cenderung membiarkan pemasok Merkuri dan Sianida. (**/fit/palu ekspres)

 

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777

Penyusunan Arah Digital yang Lebih Efisien melalui Kajian Rinci pada Ritme Bermain Akurat
Kebiasaan Pemain Saat Ini Makin Sering Ditelusuri demi Merancang Taktik Main Lebih Efisien dan Terstruktur
Mekanisme Adaptif Gates Of Olympus Perlahan Mengubah Alur Respons dan Memunculkan Formasi Baru yang Lebih Dinamis
Pendekatan Pengendalian Risiko dalam Game Online Viral lewat Pemantauan Skema Kemenangan
Perkembangan Media Sosial Terkini Dinilai Membuat Tampilan Feed Pengguna Majong Ways 2 Kian Beragam
Taktik Bermain Game Online
Sugar Rush
Gameplay Interaktif
Sistem Permainan Modern
Mahjongways Kasino Online
probabilitas game soft
pola Mahjong Ways 2
elemen slot online
interaksi pemain game modern
strategi bermain terukur
Mahjong Wins 3
Starlight Princess 1000 online
pendekatan rasional game
pola slot online
engagement pengguna game online
Strategi Kinerja Game Online Berbasis Statistik yang Memperlihatkan Gameplay Pola RTP Lebih Terukur, Efisien, dan Mudah Dibaca
Inovasi Teknologi Modern Mendorong Penataan Distribusi Probabilitas Game demi Pengalaman Bermain Lebih Berkualitas
Pembacaan Observatif pada Mahjong Digital Memperlihatkan Konsistensi Struktur Sesi dalam Ritme Permainan Modern
Sistem Tumble Progresif Menjadi Acuan Membaca Simbol Kemenangan dan Dinamika Kombo Gameplay Digital
Pemetaan Sosial Pemain Mahjongways Kasino Online melalui Observasi Visual dan Stabilitas Respons Sistem
Keterlibatan Pemain Mahjongways Kasino Online Ditinjau dari Relasi Simbol dan Stabilitas Respons Permainan
Visualisasi Interaksi Mahjongways Kasino Online untuk Menafsirkan Dinamika Simbol serta Respons Permainan Harian
Pemantauan Dinamis Bulan Ini Menghadirkan Pembacaan Baru soal RTP PGSoft dan Gameplay Terukur
Landasan Rasional Mahjong Ways 2 melalui Pengamatan Fase Visual dan Karakter Permainan
Ulasan Mahjong Ways 2 tentang Pergeseran Ritme serta Stabilitas Interaksi Sistem Permainan