Waspada Jajanan Mengandung Zat Berbahaya di Sekolah

  • Whatsapp
adv

PEKALONGAN, PE – Para orang tua siswa dan sekolah harus terus waspada terhadap peredaran sejumlah jajanan yang menggunakan zat berbahaya dan pewarna bukan untuk makanan.

Peredaran itu diketahui dari pengecekan makanan yang dijual di sekolah-sekolah oleh tim gabungan Pemkab Pekalongan bersama Polres Pekalongan, Jumat (10/2).

Bacaan Lainnya

Pengecekan menemukan makanan yang mengandung zat berbahaya seperti rodamin B yang seharusnya tidak digunakan untuk pewarna makanan namun dicampurkan untuk pewarna makanan.

Adapun pengecekan makanan dilakukan di sejumlah SD seperti SD Gandarum 1, SD N 1 Tenogo Paninggaran, SDN 2 Domiyang, SDN Linggo, SDN 2 Kulu.

Pengecekan dilakukan secara bergantian terhadap makanan yang dijajakan para penjual yang ada di lingkungan sekolah.

Selain melakukan pengecekan, tim gabungan terdiri dari Dinperidagkop, Satpol PP, Dinkes, Bagian Perekonomian dan Polres Pekalongan itu juga memberikan pembinaan kepada pedagang.

“Kita juga memberikan imbauan kepada pihak sekolah untuk anak didiknya untuk tidak mengonsumsi makanan yang pewarnanya menyolok. Selain itu pedagang yang dari luar supaya dimintai foto kopi Kartu identitas, itu supaya apabila terjadih hal yang tak diinginkan bisa secepatnya diketahui pedagangnya,” kata Kasi Perlindungan Konsumen dan perlindungan Makanan pada Dinperidagkop Kabupaten Pekalongan, Dewi Fabanyo.

Menurutnya, pengawasan makananan di tiga kecamatan yaitu Paninggaran, Kajen dan Karanganyar, masih ditemukan jajanan yang tidak bersih.

Juga tempat lokasi penjaja yang tidak bersih, masih ada makanan yan menggunakan pewarna bukan untuk makanan.

“Dalam pengecekan kami memberikan pengarahan kepada penjaja makanan agar menjual makanan yang sehat,” imbuhnya.

Sedangkan pengecekan makanan tidak hanya dilakukan di tiga kecamatan melainkan semua secara bergantian dengan mengambil sampel sekolah yang banyak penjual makanan terutama dari luar kawasan sekolah.

(yon/PE)

Pos terkait