Minggu, 5 April 2026
Palu  

Pemkot Palu Mulai Pemeriksaan Kesehatan Orang Menuju Palu, TNI-Polri Dukung Keamanan Posko

PALU EKSPRES, PALU– Sistem buka tutup jalan darat menuju Kota Palu mulai diterapkan Senin 13 April 2020. Ini merupakan langkah yang dilakukan Pemkot Palu sebagai usaha mencegah penyebaran virus korona (Covid 19).

Untuk jalur darat, waktu buka tutup jalan dimulai pukul 22.00Wita sampai pukul 07.00Wita. Sistem buka tutup ini dilakukan bersamaan dengan pendirian posko pemeriksaan kesehatan terhadap semua pendatang menuju Palu.

Terhadap sistem tersebut, Wali Kota Palu Hidayat berharap masyarakat bisa memahami langkah tersebut. Yang pada prinsipnya adalah untuk pencegahan.

“Harapan kita kesehatan masyarakat Kota Palu secara umum menjadi prioritas kita. Tidak ada niat lain selain bagaimana masyarakat bisa tenang,”kata Hidayat saat dalam keterangan pers,  di posko induk Satgas Pemantauan dan Pengendalian Penyebaran Covid-19 Baruga Lapangan Vatulemo pada Minggu, 12 April 2020.

Hidayat berharap seluruh pendatang maupun yang berasal dari Kita Palu betul-betul sabar dalam mengikuti proses pemeriksaan kesehatan di pos lapangan pintu masuk kota Palu tersebut.

“Warga nantinya yang akan ditahan di pintu-pintu masuk betul-betul sabar. Tidak menimbulkan reaksi-reaksi yang memicu kegaduhan di tengah-tengah pemeriksaan kesehatan,” katanya.

Untuk hal ini, pihaknya jelas Hidayat telah berkoordinasi dengan TNI maupun Polri setempat. Untuk mengantisipasi adanya gangguan keamanan ketika proses pemeriksaan berlangsung.

Dia menegaskan, siapapun nantinya yang mengganggu ketertiban dan keamanan selama jalannya pemeriksaan,  maka akan diambil langkah tegas.

“Karena satu orang yang membuat kegaduhan, akan mengganggu kesehatan masyarakat secara umum,”sebutnya.

Senin 13 April 2020, Wali Kota Palu bersama Wakil Sigit Purnomo Said kembali meninjau langsung kegiatan yang mulai berjalan di posko lapangan tersebut.

Pos kesehatan ini antara lain tempatkan di Bandara Mutiara Sis Aljifri, Pelabuhan Pantoloan, Pelabuhan penyeberangan Taipa. Dan tiga pos jalur darat yakni di Kelurahan Lambara,  Kecamatan Tawaeli, Kelurahan Pantoloan, dan kelurahan Watusampu.

Hidayat berkata akan terus melakukan evaluasi-evaluasi setiap harinya terhadap jalannya pemeriksaan yang ada di pos-pos tersebut.

“Ada dua yang akan kita periksa yaitu pemeriksaan kesehatan masyarakat dan pemeriksaan Barang Kebutuhan Pokok dan Kebutuhan Penting (BAPOKTING),” paparnya.

Berkaitan dengan BAPOKTING, Wali kota mengimbau agar para agen mendistribusikan barang-barangnya kepada orang-orang yang bertanggungjawab, bukan kepada orang-orang yang suka menimbun-menimbun dan tidak menjual harga barang terlalu tinggi.

“Kita ingin semua elemen betul-betul berjalan dengan baik. Sehingga keamanan dan ketertiban di kota Palu bisa kita atasi bersama. Kalau tidak bisa kita atasi bersama, pasti keamanan dan ketertiban akan terganggu,” lanjutnya.

Hidayat pun kembali mengingatkan masyarakat agar jangan takut dan khawatir secara berlebihan dalam menghadapi Covid-19. Sebab hal itu justru menurunkan imunitas dalam tubuh lemah sehingga virus dalam tubuh akan bereaksi secara cepat.

“Intinya tetap waspada. Sering pakai masker dan cuci tangan. Kalau merasa ragu setelah pegang sesuatu, langsung cuci tangan. Semoga kerjasama Pemerintah dan semua elemen masyarakat semakin menekan angka Covid-19 di kota Palu,” demikian Hidayat. (mdi/palu ekspres)