Sabtu, 4 April 2026
Palu  

KPU Palu Siap Jalankan Tahapan Pilkada dengan Protokol Kesehatan

Ketua KPU Palu Agussalim Wahid melantik PPS se Kecamatan Tatanga, Senin 15 Juni 2020 di Hotel Best Western Palu. Foto: Hamdi Anwar/PE

PALU EKSPRES, PALU– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Palu mulai melaksanakan kembali tahapan Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palu tahun 2020 yang tertunda karena pamdemi Covid 19.

Tahapan yang tertunda adalah pelantikan Panitia Pemungutan Suara (PPS) pada awal Maret 2020 silam. Tahapan ini dilanjutkan Senin 15 Juni 2020. Ketua KPU Palu Agussalim Wahid secara terpisah melantik dan mengambil sumpah jabatan PPS se Kecamatan Tatanga, di Hotel Best Western Palu.

Usai melantik, Agussalim berpesan kepada jajaran PPS agar dalam melaksanakan tugas nanti, wajib menjalankan protokol kesehatan pencegahan Covid 19 ini. Yang paling utama adalah kedispilinan mencuci tangan, rutin mengukur suhu tubuh dan menggunakan hand zanitiser.

Tugas penyelenggara secara umum hemat Agus nantinya akan menguras fisik dan psikis. Karena standar pencegahan penyebaran Covid 19 menekankan  adanya perokok physical distancing atau menjaga jarak serta hindari kerumunan  Sementara tahapan Pilkada sendiri akan banyak terjadi interkasi dengan orang banyak.

Karena itu tugas PPS menurutnya pada Pilkada serentak tahun ini sedikit lebih berat. Karena tidak hanya melaksanakan tugas wajib sebagai penyelenggara. Namun juga dituntut bisa meyakinkan masyarakat untuk datang menggunakan hak pilihnya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) secara aman dan dengan standar protokol.

“PPS juga meyakinkan masyarakat dengan standar covid.  Bukan sekedar melaksanakan tahapan atau kampanye Pilkada. Tapi bagaimana agar bisa datang secara nyaman ke TPS dalam situasi pandemi ini,”pesan Agusaalim.

Tantangan berat PPS lainnya pada Pilkada serentak tahun ini adalah membangun strategi agar masyarakat nantinya tidak takut rumahnya dikunjungi untuk pemutahkiran data.

“Inilah stratetgi yang harus dibangun bersama. Karena ada masyarakat yang tidak berkenan rumahnya didatangi. Bagaimana kita saling mengingatkan agarcpenyelenggara jangan lalai dan membuat masyarakat mengabaikan haknya pada Pilkada,”sebutnya.

Dia mengatakan, seluruh penyelenggaran termasuk PPS akan diawasi masyarakat dalam melaksanakan tugasnya. Karena semua pihak nantinya ingin memastikan  apakah tahapan berjalan sesuai standar prtokol pencegahan penyebaran Covid 19 ini.

“New normal itu kita bekerja berdampingan dengan Covid. Maka kita harus penuhi protokol kesehatan dalam bekerja,”ucapnya.

Selanjutnya dia berharap PPS untuk melanjutkan pemilihan ketua sekretaris dan bendahara. Lalu berkoordinasi dengan lurah setempat untuk mencari 3 orang sekretariat.

“Karena akan ada bimbingan teknis untuk menjalin sinergitas dengan PPS, antar lembaga, PPK dan PPS dan pengawas. Agar semuanya bisa mengetahui tahapan dan tidak terjadi mis komunikasi,”ujarnya.

Iapun berpesan PPS terus memperbaharui wawasan terkait tahapan Pilkada. Rutin diskusi dnegan Panitia Pemilihan Kecamatan ( PPK).  Sebab apa yang disampaikan PPS terkait tahapan itu akan menjadi pegangan masyarakat

“Misalnya saat ini tidak ada lagi kampaye akbar. Biasanya PPS lupa untuk menyampaikan karena tidak updating informasi. Ini akhirnya bisa memunculkan kisruh,”jelasnya.

Agus kemudian juga berharap PPS jangan menjadi pihak yang ikut perkeruh keadaan jika terjadi perselisihan antar kelompok.

“Jangan berkomentar jika ada selisih antar kelompok pendukung. Karena itu bisa kelihatan kita tidak independen.Jika ada masalah, koordonasikan pemerintah setempat untuk cari solusi,”paparnya.

Tugas lain adalah mendorong meningkatnya partisipasi pemilih. Ini sebenarnya kata Agus juga menjadi tanggung jawab partai politik.

“Soal ini kita memang tidak bisa puaskan semua pihak. Namun kita harus bisa kerja mandiri dan independent,”katanya.

Yang terpenting tambah Agussalim adalah soal indepensi yang harus ditanamkan dalam diri saat melaksanakan tugas. Wajib bagi penyelenggara untuk tetap independen agar kepercayaan publik tetap terjaga pada penyelenggara.

“Jangan ada yang main mata dengan tim. Karena kedepan luar biasa gesekannya. Bekerjalah dengan jujur. Karena hanya itulah yang bisa kita persembahkan kepada masyarakat,”pungkasnya.

Adapun metode pelantikan PPS akan dilaksanakan dengan waktu da tenpat terpisah di tingkat kecamatan.

Untuk pelantikan PPS Kecamatan Palu Utara akan dilaksanakan di hotel brizky pada pukul 08.00WITA. Yang dilanjutkan pelantikan PPS Kecamatan Tawaeli pada pukul 13.00WITA di tempat yang sama.

Kemudian PPS Kecamatan Matikulore, akan digelar di hotel Santika Palu pada pukul 08.00WITA dilanjutkan PPS se Kecamatan Palu Timur pada pukul 13.00WITA

Untuk PPS se Kecamatan Palu Selatan akan digelar pukul 08.00WITA di Hotel Sutan Raja. PPS se Kecamatan Tatanga dilaksanakan di Hotel Best Western Palu pukul 08.00WITA.

Berikutnya pelantikan PPS se Kecamatan Palu Barat dan Ulujadi akan digelar di Hotel Swissbell Palu masing- masing pukul 08.00WITA untuk PPS se Kecamatan Palu Barat dan pukul 13.00 WITA se Kecamatan Ulujadi. (mdi/palu ekspres)