oleh

HUT Ke-75 RI di Palu, Paskibraka yang Bertugas Hanya 5 Orang

PALU EKSPRES, PALU– Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 75 Republik Indonesia tahun 2020 akan tercatat sebagai sejarah baru. Karena rangkaian upacara dilaksanakan dengan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid 19.

Prosesnya tak ada yang berbeda. Namun semuanya dilakukan dengan menjaga jarak (physical distancing). Dengan mengurangi jumlah peserta dan pasukan upacara.

Yang paling mencolok terlihat pada prosesi pengibaran sang saka merah putih. Pada upacara HUT ke 75 RI di Kota Palu, Paskibraka yang bertugas mengibarkan hanya sebanyak lima orang. Dua putri dan dua putra.

Komandan pasukannya pun hanya memberi aba-aba diawal. Dan dilakukan seorang pelatih Paskibraka. Pengambilan duplikat sang saka merah putih juga tidak dilakukan. Pasukan hanya sekedar melapor pada inspektur upacara sebelum mengibarkan bendera.

Kepala Sub Bagian Protokol pada Bagian Hubungan Masyarakat Sekretariat Daerah Kota Palu, M Nizam menjelaskan, pelaksanan upacara HUT RI tahun ini dilakukan sesuai instruksi Menteri Sekretariat Negara (Mensetneg).

Nizam menjelaskan, semua tahapan upacara tetap dilakukan namun dengan protokol kesehatan.

Paskibraka misalnya, jumlah minimal disarankan Setneg kata dia sebanyak tiga orang dan maksimal lima orang. Paskibraka biasanya menggunakan formasi 45, formasi 17 dan formasi 8.

“Untuk kita di Palu mengambil formasi Paskibraka dengan jumlah maksimal lima orang,”jelas Nizam.

Selanjutnya jumlah pasukan upacara. Idelanya dimasa normal, sebanyak 30 per pleton. Namun menyesuaikan protokol, tahun ini hanya sebanyak 9 orang per peleton.

Demikian halnya tamu undangan. Pemkot lanjut Nizam hanya mengundang Forum Komunikasi Pemimpin Daerah (Forkompinda). Ketua dan Ketua-Ketua Komisi DPRD Palu serta jajaran pejabat eselon II lingkup Pemkot untuk hadir.

“Lembaga vertikal pun kami hanya mengundang Kementerian Agama,”paparnya.

Intinya kata Nizam, meski digelar tidak seperti biasanya, namun upacara peringatan HUT RI kali ini pada prinsipnya harus berjalan hikmat.

Setelah upacara HUT RI tingkat Kota Palu dilakukan, Wali Kota dan Forkompinda selanjutnya mengikuti HUT RI di istana negara melalui virtual di Ruang Bantaya Kantor Wali Kota Palu.

Wali Kota Palu Hidayat mengatakan upacara berjalan dengan khidmat dan tetap menjalankan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19. Seperti cuci tangan, pengukuran suhu, penggunaan masker, hingga menjaga jarak.

“Kita baru selesai upacara hari Kemerdekaan RI ke-75, tadi dilaksanakan dengan khidmat, sukses, dan lancar tanpa hambatan apapun, meskipun kita di tengah pandemi Covid-19,”katanya.

Menurutnya, zona Covid-19 Kota Palu sebenarnya sudah bisa dikatakan hijau, akan tetapi kewaspadaan dengan keberadaan virus ini perlu ditingkatkan karena ancaman dari daerah-daerah sekitar kota Palu masih terbuka lebar.

“Gorontalo, Sulawesi Barat, Manado, bahkan Sulawesi Selatan itu masih tinggi angka penyebaran Covid-19,  ini sangat berpengaruh bagi kota Palu dan Sulawesi Tengah pada umumnya,”pungkasnya. (mdi/palu ekspres)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed