Senin, 10 Agustus 2026
Daerah  

Satu-Satunya Kabupaten Layak Anak di Sulteng, Parimo Harus Pertahankan

SOSIALISASI - Kepala Dinas P3AP2KB Parimo, Yusnaeni foto bersama usai melaksanakan sosialisasi tentang pencegahan pernikahan anak di Kecamatan Ongka Malino. Foto : Istimewa.

PALU EKSPRES, PARIMO- Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Parigi Moutong menggelar sosialisasi.
Sosialisasi yang dilaksanak adalah tentang pencegahan pernikahan dini anak dan peran ketahanan keluarga dalam upaya penurunan stunting di Kabupaten Parigi Moutong, Kamis (27/8/2020), di Kantor Camat Ongka Malino, Kabupaten Parigi Moutong.
Kepala Dinas P3AP2KB Parigi Moutong Yusnaeni mengatakan, dalam rangka mewujudkan Indonesia layak anak di tahun 2030, diharuskan seluruh Kabupaten/Kota di Indonesia menjadi Kabupaten Layak Anak (KLA) sesuai yang diamanatkan Undang undang Nomor 23 Tahun 2014, bahwa Pemerintah Daerah berkewajiban dan bertanggungjawab dalam mewujudkan kabupaten/kota layak anak.
Yusnaeni menjelaskan, kabupaten layak anak adalah kabupaten yang mempunyai sistem pembangunan yang berbasis hak anak melalui pengintegrasian komitmen dan sumber daya pemerintah, masyarakat, serta dunia usaha terencana secara menyeluruh dan berkelanjutan di dalam program kegiatan untuk menjamin terpenuhinya hak-hak anak.
Menurutnya, ada 5 kluster hak anak yang dijabarkan dalam indikator dan ukuran KLA. Yaitu, pertama, hak sipil dan kebebasan. Kedua, lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif. Ketiga, kesehatan dasar dan kesejahteraan. Ke empat, pendidikan, pemanfaatan waktu luang dan kegiatan budaya. Dan, yang kelima, perlindungan khusus.
“Untuk Kabupaten Parimo, satu-satunya Kabupaten di Provinsi Sulawesi Tengah yang telah mendapatkan penghargaan layak anak tingkat pratama dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia,” ujarnya.
“Kita berharap prestasi ini terus dipertahankan dan ditingkatkan untuk tahun-tahun berikutnya dan stakeholder dapat bekerjasama hingga ditingkat kecamatan dengan harapan menjadi Kecamatan Layak Anak,” tambahnya.
Dijelaskannya, sebanyak 24 indikator untuk memenuhi terwujudnya KLA. Tetapi, ada 3 indikator yang tak kalah penting khususnya dalam penurunan stunting. Pertama, tidak adanya pernikahan anak. Kedua, meningkatnya status kesehatan anak termasuk terhindar dari gizi buruk dan stunting. Ketiga, peran ketahanan keluarga dalam pemenuhan hak anak.
Ketiga poin tersebut menurutnya, sangat berkaitan erat dimana pernikahan anak di bawah umur dapat menyebabkan stunting. Penyebabnya, anak yang menikah terlalu muda belum siap secara biologis dan mental untuk melahirkan anak dan memelihara anak yang dilahirkannya.
“Olehnya melalui kesempatan ini kami berharap khususnya Kecamatan Ongka Malino menjadi Kecamatan layak anak dan terbebas dari masalah pernikahan anak di bawah umur dan stunting,” harapnya. (asw/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization