PALU EKSPRES, PALU– Gubernur Sulawesi Tengah melalui Asisten Administrasi Ekonomi dan Pembangunan Dr.Ir.Bunga Elim Somba,M.Sc mengikuti video conference dalam rangka penyusunan laporan monitoring dan evaluasi pelaksanaan kegiatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana di Sulawesi Tengah dan NTB yang dilaksanakan Kementerian Keuangan Republik Indonesia pada Senin (31/8/2020).
Dalam pengantarnya, Kementerian Keuangan Republik Indonesia melalui Yuddy Hendranata menyampaikan dana loan senilai USD 500 Million merupakan pinjaman ADB untuk mendukung upaya pemulihan dan rehabilitasi dampak bencana di Lombok dan Sulawesi Tengah.
Ia berharap dukungan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan Pemerintah Provinsi NTB untuk mempersiapkan data-data yang dibutuhkan guna percepatan pemulihan di ProvinsiSulteng dan Provinsi NTB.
Ia juga berharap dana tersebut dapat mendanai kegiatan-kegiatan yang belum dapat dikerjakan melalui dana bantuan lainnya yang terdapat dalam APBN/APBD.
Sementara itu, Asisten Administrasi Ekonomi dan Pembangunan Dr.Ir.Bunga Elim Somba,M.Sc mengharapkan kiranya kementerian terkait dapat duduk bersama untuk memastikan pelaksanaan rehap rekon sesuai Inpres Nomor 10 tahun 2018, serta diharapkan dana bantuan tersebut dapat teralokasikan ke pemerintah daerah sebagai pelaksana kegiatan. “Karena banyak hal yang belum terdeteksi oleh kementerian dalam penanganan bencana di daerah, sementara banyak keluhan masyarakat yang harus segera diselesaikan oleh pemerintah daerah,” ujarnya.
Turut mendampingi Kabag Humas Adiman, SH, M. Si, Kabid Informatika Affan. (**/fit/palu ekspres)






