Minggu, 5 April 2026
Daerah  

Angka Kematian Ibu di Parimo Mengalami Penurunan

Kepala Dinas Kesehatan Parimo, dr. Agus Suryono Hadi. Foto : Istimewa

PALU EKSPRES, PARIMO– Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) dr. Agus Suryono Hadi mengatakan, angka kematian ibu di Parimo saat ini mengalami penurunan dari 17 kasus di tahun 2017, menjadi 7 kasus hingga di tahun 2018.
“Dan angka kematian ibu pada tahun 2019, sebanyak 11 kasus. Sedangkan, angka kematian bayi berjumlah 54 kasus. Kemudian terhitung bulan Juni 2020 angka kematian ibu di Parimo sebanyak 7 kasus,” kata Agus, belum lama ini.
Kasus kematian ibu dan anak di Parimo tersebar di wilayah Kecamatan, Bolano Lambunu, Palasa, Ongka Malino, Tomini, Tinombo, Tinombo Selatan, Kecamatan Ampibabo.
Menyikapi angka kematian ibu dan anak tersebut, kondisi kesehatan ibu dan anak saat ini sangat penting untuk ditingkatkan dan perlu mendapatkan perhatian khusus.
Karena menurutnya, angka kematian ibu (AKI) di Indonesia masih sangat tinggi. Tingginya kasus kematian ibu kata Agus, dilatar belakangi oleh rendahnya tingkat sosial ekonomi, tingkat pendidikan, kedudukan dan peran perempuan, faktor sosial buadaya serta faktor transportasi.
“Semuanya itu, berpengaruh pada munculnya dua keadaan yang tidak menguntungkan yaitu pertama, terlambat mengenal tanda bahaya dan mengambil keputusan. Selain itu, juga terlambat mencapai fasilitas kesehatan dan pelayanan,” kata dr. Agus di Parigi, belum lama ini.
“Kemudian, yang kedua terlalu muda melahirkan, terlalu sering melahirkan dan terlalu rapat jarak melahirkan serta terlalu tua untuk melahirkan,” tambahnya.
Mengingat penyebab dan latar belakang kematian ibu yang sangat kompleks sebut Agus, maka upaya percepatan penurunan angka kematian ibu memerlukan penanganan yang menyeluruh terhadap masalah yang ada dengan melibatkan sektor terkait. (asw/palu ekspres)