PALU EKSPRES, PALU– Puluhan pohon pelindung sepanjang jalan Kartini Palu terpaksa ditebang untuk kepentingan pelebaran jalan. Aktivitas penebangan pohon yang dilakukan seminggu belakangan membuat arus lalulintas terganggu. Rencananya ruas jalan Kartini akan ditambah masing-masing 1 meter untuk sisi kiri dan kanan jalan.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Kota Palu, Muhamad Nur menyebut, pihaknya telah bersurat resmi kepada Dinas Lingkungan Hidup untuk kepentingan tersebut. Sesuai ketentuan yang berlaku jelasnya, setiap permohonan penebangan 1 batang pohon, maka akan dilakukan penggantian sebanyak 3 pohon.

“Surat kami sudah dijawab resmi dinas lingkungan hidup prihal penggantian pohon itu,”kata M Nur, Minggu 11 Oktober 2020. Menurutnya, penggantian pohon ini akan menjadi tanggungjawab pihak rekanan pelebaran jalan tersebut. Dan sesuai rencana, jenis pohon pengganti nantinya adalah pohon ketapang kencana. Pemilihan jenis pohon Ketapang kencana karena beberapa alasan. Perama karena akar pohon ketapang kencana berjenis tunggal yang dinilai tidak akan merusak konstruksi diatasnya.
Sementara jenis pohon yang berada di Jalan Kartini saat ini adalah pohon trambesi. Akar pohon ini merusak kontruksi sehingga harus diganti. Pertimbangan lainnya adalah keseringan dahan pohon trambesi ini terjatuh dan menimpah pengendara bila pohonnya sudah tau dan lapuk.
“Kita upayakan agar rekanan jauh hari sudah menyiapkan bibit pohon pengganti agar waktu penanaman kembali bisa dilakukan bersamaan dengan selesainya pekerjaan,”sebutnya.

Pihaknya lanjut M Nur sebenarnya merasa sayang pohon-pohon sepanjang jalan Kartini harus ditebang. Namun tak ada pilihan lain. Karena jika dipaksakan pohon tetap berdiri, maka pohon tersebut nantinya masuk dalam ruas pelebaran jalan.
“Karena memang jaraknya masuk dalam areal pelebaran jalan. Kalau dipaksakan, pohon itu bisa berdiri dijalan beraspal,”urainya. Ia menambahkan, areal penggantian pohon nantinya tidak lagi mengambil tempat antara ruas jalan dan drainase. Karena spase itu sepenuhnya akan terpakai untuk pelebaran. Sebagai gantinya, lahan yang akan digunakan adalah halaman perkantoran yang ada di sepanjang jalan Kartini.
“Dalam waktu dekat kita akan menyurat resmi kepada semua perkantoran untuk menggunakan halamannya,”jelasnya lagi. Pelebaran jalan lanjut dia juga dilakukan pada ruas jalan Anoa dan Jalan Bukit Jabal Nur. Termasuk mengganti kontruksi drainase disemai ras jalan tersebut. “Kita ganti dengan drainase udit. Karena kontruksi drainase sebelumnya, misalnya di Jalan Kartini itu banyak yang rusak akibat gempa,”pungkasnya. (mdi/palu ekspres)






