oleh

Kini Masyarakat Kulawi Punya Wadah untuk Menjual Hasil Buminya

PALU EKSPRES, SIGI– Pjs. Bupati Sigi, Sisliandy meresmikan sentra UMKM  Desa Matauwe, Kecamatan Kulawi, Kabupaten Sigi, Jumat (30/10/2020).

Sisliandy disambut dengan rangkaian prosesi adat penyambutan Kulawi, yang dimulai dengan pemasangan siga atau ikat kepala, dan dilanjutkan dengan prosesi Pepantodui dan tarian Rego. Rangkaian prosesi ini sebagai tanda penyambutan dan penghormatan, juga sekaligus menjadi simbol ikatan sebagai bagian dari masyarakat Kulawi.

Turut hadir bersama Plt Bupati Sigi, Plt.Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sigi, Plt. Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Sigi, Kepala Bagian Humas Setda Kabupaten Sigi.

Sentra UMKM ini dibangun atas kerja sama pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Sigi dengan beberapa organisasi atau lembaga yaitu Kerk in Actif, Icco Cooperation, dan Penabulu Alliance.

Pjs. Bupati Sigi, Sisliandy, pada kesempatan itu menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada dinas terkait dan yayasan yang telah bekerjasama, serta masyarakat Kulawi yang telah bersama-sama dalam pembangunan sentra UMKM Kecamatan Kulawi.

“Sentra UMKM ini harus dimanfaatkan secara baik dan berkelanjutan oleh masyarakat sebagai media dan wadah untuk melakukan transaksi ekonomi,” pintanya.

Ia berharap hasil bumi maupun kerajinan yang diperjualbelikan adalah hasil dari pemanfaatan kekayaan alam yang ada di Kulawi.

Sementara itu Manager Penabulu, Tri Yonanita, mengatakan bahwa sentra UMKM ini didirikan dengan melihat latar belakang kondisi wilayah Kulawi, yang bisa saja terisolir saat terjadi bencana.

“Melalui sentra UMKM ini diharapkan memberikan dorongan bagi masyarakat agar mampu memanfaatkan hasil alam yang ada untuk menjaga ketahanan pangan sebagai bagian dari tindakan antisipasi bencana,”ungkapnya.

Di lain tempat, Plt. Kadis Koperasi dan UMKM, Kaharudin,  dalam sambutannya menyebutkan bahwa UMKM saat ini menjadi tren yang terus diupayakan penguatan dan pengembangannya oleh pemerintah bersama seluruh komponen untuk membangkitkan kemandirian ekonomi masyarakat. (mg4/palu ekspres)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed