Rabu, 23 September 2026

OJK dan Bank Sulteng Luncurkan Produk Kredit Melawan Rentenir

Peluncuran produk kredit melawan rentenir (Melati) Bank Sulteng, yang diresmikan dan ditandai dengan pemotongan pita oleh Kepala OJK Sulteng dan Direktur Utama Bank Sulteng. Foto: Istimewa

PALU EKSPRES, PALU– Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Tengah  dan Bank Sulteng menyelenggarakan kegiatan Web Seminar (Webinar) Business Matching bersama Industri Jasa Keuangan (IJK) dan Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), Kamis (5/11/2020). Kegiatan ini memperingati bulan inklusi keuangan tahun 2020.

Kegiatan dihadiri secara tatap muka langsung oleh Kepala OJK Sulteng Gamal Abdul Kahar, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Eda Nur Ely, Kepala Perwakilan Wilayah Bank Indonesia Mohammad Abdul Majid, Direktur Utama Bank Sulteng Rahmat Abdul Haris, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Tengah Richard Arnaldo Djanggola, Kepala Bidang Pemberdayaan dan Pengembangan Usaha kecil Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulawesi Tengah Arifin S. Ahmad, Kepala Bidang Dinas Penanaman Modal Daerah dan PTSP Asrab Muchtar dan Perwakilan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Provinsi Sulawesi Tengah Faiz Arfianto serta Kepala BPJS Ketenagakerjaan Amrullah.

Selain tatap muka, kegiatan  juga dilakukan secara virtual melalui  zoom meeting bersama pelaku UMKM dan berbagai kalangan dengan narasumber Julio Halim founder Phinisip Logistik, Hamzah Izzulhaq Founder Indonesia Hamasah Corp, Rex Marindo Founder UpNormal dan Yoyok Rubiantono founder Yoshugi Media Group serta Pamitra Wineka Wakil Ketua Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI).

Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan peluncuran produk kredit melawan rentenir (Melati) Bank Sulteng, yang diresmikan dan ditandai dengan pemotongan pita oleh Kepala OJK Sulteng dan Direktur Utama Bank Sulteng.

Rahmat Abdul Haris dalam sambutannya, menyampaikan kredit Melati ini sudah diberikan kepada para petani dan peternak di Kabupaten Sigi, Kabupaten Luwuk dan Kabupaten Buol.

Program kredit melati saat ini terdiri dari kredit usaha tani padi sawah kantor cabang Luwuk dengan fasilitas plafond sebesar Rp9,5 Juta, bunga 4,5% pa, serta jangka waktu selama 6 bulan. Kemudian kredit tani kacang tanah kantor cabang Sigi dengan fasilitas  plafond sebesar Rp19,7 Juta, bunga 12% pa.

“Serta kredit usaha sapi kantor cabang Buol dengan fasilitas Rp12 Juta, bunga 11,5% pa dengan jangka waktu selama 2 tahun,” kata Abdul Haris.

Rahmat juga menyampaikan bahwa dengan adanya produk kredit Melati ini diharapkan dapat dimanfaatkan oleh pelaku UMKM di Provinsi Sulawesi Tengah untuk dapat membantu pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

“Kami mengharapkan masyarakat khususnya  pelaku UMKM dapat memanfaatkan fasilitas   tersebut,  karena  akses  keuangan  erat  kaitannya  dengan  peningkatan kesejahteraan masyarakat termasuk untuk mendukung tersedianya sumber pembiayaan pembangunan ekonomi nasional,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gamal Abdul Kahar sangat mengapresiasi produk kredit Melati Bank Sulteng yang dapat membantu pelaku UMKM di tengah masa pandemi ini. “OJK sangat mengapresiasi program kredit Melati dan mengharapkan dengan adanya fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan oleh masyarakat  khususnya pelaku UMKM,” sebutnya. (**/fit/palu ekspres)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam