PALU EKSPRES, PARIMO– Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) kembali merilis 5 kasus baru terkonfirmasi positif virus corona di Kabupaten Parimo, Selasa, (10/11/2020).
Juru bicara (Jubir) GUGUS TUGAS PENANGANAN COVID-19 Parimo, Irwan SKM, M.Kes, di hadapan sejumlah awak media, Selasa (10/11/2020), mengatakan dua hari lalu di Parigi Moutong ada ketambahan 5 kasus baru. Rinciannya, dua orang dari Kecamatan Bolano Lambunu yakni, SU (30) dan BY (32). Keduanya berjenis kelamin perempuan.
Kemudian, di Kecamatan Parigi juga 2 orang dengan inisial RW dan SM. Keduanya ini kata Irwan, merupakan pasangan suami istri. Dan, seorang lagi asala Kecamatan Torue berjenis kelamin perempuan inisial P (27).
“Jadi, pasien asal Kecamatan Parigi RW dan SM yang merupakan pasangan suami istri itu sekarang menjalani karantina di RS Anutapura Palu. Sedangkan, SU (30), BY (32) dari Kecamatan Bolano Lambunu dan P (27) dari Torue mereka masing-masing menjalani isolasi mandiri,” ujar Irwan.
Olehnya, lanjut dia, total ketambahan pasien baru Covid-19 di Parigi Moutong sebanyak 5 kasus di 3 hari belakangan ini. Dari rilis sebelumnya kata dia, sebanyak 21 kasus Covid-19 di Parimo. Kemudian terjadi ketambahan 5 orang sehingga totalnya menjadi 26 kasus.
“Jadi, perlu kita sampaikan kepada teman-teman bahwa perlu berhati-hati. Karena kasus positif Covid-19 di Parimo cenderung meningkat, ” ujarnya.
Ia menegaskan seluruh masyarakat dianjurkan untuk tetap menerapkan 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan di air yang mengalir.
“Untuk yang pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kecamatan Bolano Lambunu, kronolgisnya mereka dikunjungi keluarganya dari wilayah Provinsi Gorontalo. Sedang pasien asal Parigi dan Torue ini mereka hanya dari perjalanan bolak balik Palu Parigi saja,” terangnya.
Ia menambahkan, sampai dengan saat ini tim gugus tugas Covid-19 Parimo telah melakukan Swab test terhadap 508 orang yang diduga kontak langsung dengan pasien positif.
“Jadi, hingga saat ini kami telah melakukan swab test sebanyak 508 orang. Dari 508 orang itu, 26 diantaranya dinyatakan positif. Kalau kita lihat data tadi ternyata, prosentase dari yang positif itu sebesar 5,1 persen. Jadi, masih sangat bawah dari angka-angka nasional,” kata Irwan. (asw/palu ekspres)






