PALU EKSPRES, PALU – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sulawesi Tengah (Sulteng) menyiapkan komoditi perikanan dengan harga terjangkau di pasar murah di Lapangan Sepak Bola Kelurahan Nunu, Kecamatan Tatanga, Kota Palu.
Pasar murah yang dilaksanakan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Sulawesi Tengah itu berlangsung selama dua hari, mulai Selasa (10/11/2020) hingga Rabu (11/11/2020) siang.
Sejumlah distributor besar di Kota Palu dilibatkan untuk melapak, seperti Bulog, PPI, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sulteng, toko retail modern, dan pelaku usaha lainnya.

Kasie UPT PMHP Dinas Kelautan dan Perikanan Sulteng, Sunnerta dihubungi Palu Ekspres, Rabu (11/11/2020), mengatakan, DKP Sulteng menyiapkan komoditi perikanan dalam bentuk ikan segar pada pasar murah ini. Di antaranya bandeng bebas duri, ikan Nila, Lajang, dan Katombo.
“DKP Sulteng membantu siapkan kebutuhan perikanan dengan harga terjangkau untuk masyarakat di tengah pandemi Covid-19 ini,” kata Nerta panggilan akrabnya.
Nerta menjelaskan, bandeng bebas duri yang disiapkan DKP Sulteng pada pasar murah ini sebanyak 250 ekor.
Jumlah yang hampir sama untuk ikan Katombo, ikan Nila dan Lajang. Berdasarkan data dari Bidang Budidaya DKP Sulteng, kata Nerta, ikan Nila disiapkan di pasar murah tersebut sekitar 100 kilogram. Katombo dan Lajang sebanyak 350 kilogram.
Produk lainnya yang disiapkan DKP di pasar murah ini lanjutnya adalah olahan bakso ikan, kaki naga dan pangsit ikan.
Satu hal yang menggembirakan tambahnya, komoditi perikanan dan produk olahan yang disiapkan DKP kali ini diserbu para pengunjung. Selain karena harganya murah, komoditi yang disiapkan masih segar.
Sebelumnya, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Tengah kembali melaksanakan kegiatan pasar murah yang bertempat di Lapangan Sepak Bola Kelurahan Nunu, Kecamatan Tatanga, Kota Palu. Pasar murah ini berlangsung selama dua hari, yakni Selasa (10/11) hingga Rabu (11/11/2020).
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Tengah Richard Arnaldo saat membuka pasar murah menjelaskan, kondisi Covid 19 saat ini sangat berpengaruh terhadap tingkat pendapatan masyarakat. “Untuk itu, kegiatan pasar murah ini dilaksanakan dalam rangka mendukung pemulihan ekonomi nasional dalam penanganan Covid 19 di Sulawesi Tengah dengan tujuan dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari dengan harga murah dan terjangkau dimasa pandemi,” kata Richard. (bid/palu ekspres)






