oleh

Aklamasi, Hidayat Pimpin PKB Sulteng

PALU, PE – Walikota Palu Hidayat akhirnya terpilih ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) periode 2017-2021 menggantikan Zainal Daud. Hidayat terpilih secara aklamasi dalam musyawarah wilayah (Muswil) PKB Sulteng ke III Sabtu 18 Februari 2017 di Best Western Hotel Palu.

Sebelumnya terdapat tiga nama calon ketua yang mengemuka. Antara lain Mantan Walikota Palu Rusdi Mastura, Ketua Fraksi PKB DPRD Sulteng Aminullah termasuk Ketua DPW Zainal Daud.

Hidayat sendiri, sewaktu proses pemilihan dari seluruh DPC tidak berada ditempat. Hidayat yang sebelumnya sempat hadir bersama Ketua DPP PKB Muhaimin Iskandar terpaksa meninggalkan lokasi Muswil karena harus mendampingi Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) dan Transmigrasi RI, Eko Putro Sandjojo untuk meresmikan dua buah jembatan di Kelurahan Pantoloan Boya.

Ketidakhadiran Hidayat itupun sempat dipernyatakan sejumlah ketua DPC yang hadir. Mereka ingin mendengar langsung komitmen Hidayat dalam membesarkan PKB lima tahun mendatang.

Sekitar pukul 15.30 Wita, Hidayat baru hadir kembali dilokasi Muswil. Dalam sambutannya Hidayat mengaku tidak menyangka jika dirinya terpilih menjadi ketua. Namun begitu dia mengaku akan mengemban amanat itu. Sebab menurutnya, PKB merupakan sebuah partai yang telah mengantarkan dirinya menjadi Walikota Palu.

“Selama menjabat Walikota, aura PKB memang menyertai saya dalam memimpin upaya pembangunan di Kota Palu,”jelas Hidayat. Sebelumnya, Ketua PKB Sulteng Zainal Daud dalam sambutannya mengaku tidak lagi akan maju dalam pemilihan ketua PKB Sulteng periode 2017-2021. Namun Ia berjanji tetap berkomitmen untuk bahu membahu membesarkan partai tersebut.

“Tapi tidak keluar dari partai ini. Sebagai kader, saya tetap akan membantu besarkan partai,”kata Zainal Daud.  Zainal mengaku, PKB pada prinsipnya terbuka dalam hal pemimpin. Baik kader internal maupun kader di luar partai.

“Saya bahkan memang akan mengarahkan pemilihan ketua ini dilakukan secara aklamasi jika ada kader yang baik,” ujarnya.

Sementara Ketua DPP PKB Muhaimin Iskandar dalam sambutannya menyatakan apresiasi kepada ketua lama Zainal Daud. Menurutnya, Zainal merupakan kader terbaik PKB yang pernah ada.

“Beliau (Zainal Daud) selalu bekerja ikhlas ditengah segala keterbatasan partai,”kata Muhaimin yang akrab disapa Cak Imin. Muhaimin mengaku sejauh ini PKB memang banyak keterbatasan khususnya soal pendanaan.

“Bahkan kamipun di DPP belum bisa banyak menopang jajaran kami ditingkat bawah,”ujarnya.
Namun begitu, Muhaimin berharap keterbatasan itu tidak menjadi penghambat bagi kader untuk melakukan sesuatu demi membesarkan partai.

“Yang utama itu kita harus bejuang iklas. Mari kita gelorakan semangat juang, bekerja ikhlas tanpa pamrih,”sebutnya.

Muhaimin Iskandar dalam Muswil PKB hadir bersama Sekjen, Abdul Kadir Karding serta Menteri PDT dan Transmigrasi RI Eko Putro Sandjojo. Dari arena Muswil, Muhaimin juga menyempatkan diri membuka rapat konsolidasi nasional PKB untuk wilayah Indonesia Timur di Sutan Raja Hotel.

(mdi/Palu Ekspres)

News Feed