PALU EKSPRES, PALU- Program diskusi virtual Selasa menyapa Perwakilan BKKBN Sulteng, Selasa 15 Desember mengangkat tema Penulisan Karya Tulis Ilmiah yang dilaksanakan Bidang Pelatihan dan Pengembangan BKKBN.
Kegiatan ini bermaksud untuk membekali petugas PKB/PLKB dan ASN Perwakilan BKKBN Provinsi Sulteng, jika nantinya telah beralih fungsi menjadi jabatan fungsional sesuai arahan Menpan RB dan Mendagri.
Kepala Perwakilan BKKBN Sulteng, Maria Ernwati dalam kesempatan itu mengatakan, menulis itu akan menjadi mudah jika ada persiapan yang baik dan memahami caranya.
“Saya berharap bapak dan ibu dalam selasa menyapa hari ini bisa bertanya sebanyak-banyaknya, dan gali sedalam-dalamnya, mumpung pematerinya bagus,”kata Erna membuka kegiatan diskusi.
Sementara Prof. Cahyo Pamungkas Ph.D, sebagai narasumber, yang juga merupakan Peneliti dari LIPI dalam pemaparannya mengatakan terdapat perbedaan antara peneliti dan penyuluh.Peneliti kata dia menyerap informasi dari masyarakat sementara penyuluh memberikan informasi kepada masyarakat.
Menurut pemerhati masalah minoritas dan konflik ini, profesi PKB/PLKB sangat diuntungkan dalam Penulisan Karya Tuis Ilmiah sebagaimana tema kegiatan ini karena selalu berada di lapangan.
Dalam kesempatan itu, Prof Pamungkas berbagi tips untuk menjadi penulis.
“Sebaiknya catat sebanyak-banyaknya apa yg dilihat dan didengar di lapangan. Rekam, lalu tulislah dengan bahasa sederhana namun tepat lalu diskusikan bersama teman,”ungkapnya.
Namun yang paling penting dalam menulis jelas dia adalah semangat.
“Karena musuh terbesar dalam menulis adalah malas,”tekannya.
Kegiatan diskusi virtual ini berjalan efisien. Peserta sangat antusias dengan materi yang disuguhkan yang terbukti dengan banyaknya peserta yang mengajukan pertanyaan saat dipersilakan oleh moderator acara. (*/mdi/palu ekspres)






