Jumat, 18 September 2026
Opini  

Jangan Gunakan Agama untuk Menipu dan Membodohi Masyarakat

Mochtar Marhum. Foto: Istimewa

(Catatan Pendek Awal Tahun di Akhir Pekan)

Oleh Mochtar Marhum***

RADIKALISME, terorisme, penipuan berkedok agama dan separatisme adalah musuh bersama (Common Enemy).

Kebanyakan mereka yang berlindung di balik organisasi kelompok yang disebutkan dan badan usaha yang berafiliasi agama dan sering memamfaatkan agama atau ideologi tertentu untuk mencapai tujuan politik dan bisnis mereka.

Anti Organisasi Teroris, Anti Ormas Radikal dan Anti badan usaha bisnis yang berkedok agama tapi telah dinyatakan terlibat penipuan ini, TIDAK SAMA dengan Anti Islam. Karena Islam adalah agama yang damai, sempurna dan diyakini sebagai agama yang paling benar menurut kepercayaan pemeluk Islam.

Sedangkan organisasi teroris, Ormas Radikal dan badan usaha bisnis yang terindikasi pernah melakukan penipuan, mereka itu bukan AGAMA, tapi hanyalah organisasi atau usaha bisnis swasta yang kini telah terlarang karena berbahaya dan merugikan masyarakat.

Sering kali diduga agama hanya digunakan sebagai topeng atau kedok untuk menutupi perbuatan bathil dan untuk membodohi umat,  dan sering dilakukan  oleh kelompok jahil, barbar dan korup yang tidak bertanggung jawab dan berbahaya.

Ibnu Rushyd pernah berkata, “Jika kamu ingin menguasai orang bodoh, maka bungkuslah sesuatu yang bathil dengan kemasan agama”.

Hampir sama dengan apa yang pernah dikatan Buni Yani dalam Cuitannya di Twitter yang pernah mengatakan, “Masyarakat masih banyak yang bodoh-bodoh dan mudah ditipu dengan menggunakan kemasan agama.

Berita mengejutkan belum lama ini membuat masyarakat seperti tidak percaya. Telah dilaporkan oleh sejumlah media cetak maupun media elektronik bahwa telah terjadi penyalahgunaaan kotak amal yang dititip di sejumlah mini market. Misalnya, bulan ini Kompas TV dan Metro TV melaporkan bahwa diduga sejumlah ribuan kotak amal telah disalahkangunakan, bahkan diduga kuat dananya mengalir ke organisasi terorisme.

Indonesia juga sempat diguncang dengan berita kasus penipuan yang dilakukan beberapa biro umrah ini dengan tidak memberangkatkan jemaah ke tanah suci. Padahal, biaya umroh telah dilunasi. Alhasil banyak jemaah mengalami kerugian yang sangat tinggi. Kerugian masyarakat tidak tanggung-tanggung mencapai lebih dari triliunan rupiah itu baru dua kasus yaitu, kasus Travel Umroh oleh First Travel dan Abo Tours (Merdeka, 30 Maret 2018). 

Dan, ada beberapa lagi kasus penipuan properti berkedok syariah yang terjadi di beberapa wilayah yang sempat jadi trending topik di sejumlah media dua tahun lalu.

Polri membongkar kasus-kasus dugaan penipuan penjualan rumah berkedok properti syariah. Di Surabaya awal Januari lalu, penipuan tersebut diduga dilakukan oleh PT Cahaya Mentari Pratama dengan meraup uang Rp 3 miliar dari 32 orang korbannya (Detik,14 /02/2020).

Terkait dengan kasus radikalisme dan terorisme, kelompok radikal dan teroris sering  membajak agama untuk melakukan manuver politik identitas yang busuk.

Mereka pada umumnya Anti Pancasila, Anti Keberagaman (Bhineka Tunggal Ika) dan Anti UUD serta anti hukum pemerintah yang berlaku di masyarakat. Bahkan, ironisnya pemerintah yang sah (Ulil Amri) dicap sebagai Thogut yaitu, dianggap sebagai pemerintah yang kafir.

Ketua PBNU bidang Hukum, HAM dan Perundang-undangan, KH. Robikin Emhas menyebut generasi muda saat ini harus dijauhkan dari pandangan-pandangan yang bertentangan dengan agama. Menurutnya, ada juga pihak-pihak yang menyebut Indonesia belum syariah, padahal sejatinya undang-undang yang ada pada saat ini sudah memuat prinsip hukum syariah.

Dalam Islam jika ada kelompok atau individu yang perilakunya berlebihan melawan pemerintah yang sah (Ulil Amri) dibenarkan untuk dilawan atau bahkan diperangi.

Sifat mereka sangat intoleran dan selalu merasa paling benar.

Mereka suka mengkofar-kafirkan orang yang berbeda pendapat atau pandangan atau bukan termasuk kelompok mereka. Dan juga yang jelas mereka anti demokrasi dan HAM.

Mereka adalah kelompok garis keras (Hardliner) yang susah diajak berdialog dan tidak mau menerima pendapat orang lain.

Tujuan mereka sama yaitu ingin mengambil alih pemerintahan yang sah dan ingin merubah bentuk negara.

Selamat Hari Jumat Mubarok, Happy Friday dan selamat menikmati akhir pekan di awal tahun baru. ***

***Kolumnis Freelance dan Akademisi UNTAD, pemerhati isu-isu Sosial-Humaniora

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam