Sabtu, 4 April 2026
Palu  

Pemkot Palu Kirim Relawan dan Logistik ke Majene

Penggalangan donasi untuk keperluan logistik korban bencana gempa Majene di Kantor BPBD Palu. Foto: Hamdi Anwar/PE

PALU EKSPRES, PALU – Pemerintah Kota (Pemkot) Palu menerjunkan tim relawan dari sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menuju Majene, Sulawesi Barat, Sabtu 16 Januari 2021.
Relawan masing-masing berasal dari Dinas Sosial (Dinsos), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran Dan Penyelamatan (DPKP) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
Kepala BPBD Palu, Singgih B. Prasetyo menjelaskan, dari BPBD pihaknya menurunkan 10 orang tenaga Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) untuk menjadi relawan.
Selain itu BPBD Palu juga menggalang donasi dari sejumlah pihak untuk membeli logistik kebutuhan pokok.
“Kita berangkat bersama sekaligus membawa logistik ke sana (Mejene),”katanya.
Dinsos Palu ujar Singgih, akan membuka dapur umum dengan membawa sekitar 7 unit kendaraan. Sedangkan dari BPBD berangkat dengan 3 unit kendaraan bersama para relawan dan tim rescue.
Menurut dia, masyarakat Kabupaten Majene dan Mamuju Sulbar pernah bersimpati membantu masyarakat Palu yang hendak mengungsi ke Sulbar dan Sulsel.
“Mereka berjasa membantu masyarakat kita. Memberi pelayanan saat melintas di Majene dan Mamuju. Ini yang buat kita juga bersimpati,”pungkasnya.
Sementara itu Kepala DPKP Palu, Sudaryano Lamangkona menyebut sebanyak 12 personil Penyelamatan Damkar Kota Palu diberangkatkan menuju Mamuju, Sulbar sekaligus membawa bantuan logistik bagi masyarakat yang terdampak bencana.
Sebagaimana dikutip dari status Facebooknya, Ano, sapaan akrabnya mengatakan, di Mamuju, personil Damkar Kota Palu akan bergabung bersama personil Damkar se Sulawesi dalam melakukan giat kemanusiaan untuk membantu korban bencana.
Pihaknya juga membuka posko bantuan untuk Gempa Sulbar dari masyarakat di Markas Komando (Mako) Damkar di jalan Balai Kota Timur.
Bantuan tersebut akan disalurkan untuk membantu meringankan beban masyarakat di Mamuju dan Majene akibat bencana. (mdi/palu ekspres)