Minggu, 9 Agustus 2026
Palu  

Kwarcab Pramuka Palu Kirim Relawan Terlatih ke Sulbar

Ketua Kwarcab Pramuka Palu, H Nanang melepas relawan Pramuka ke Mamuju Sulbar, Senin 18 Januari 2021. Foto: Istimewa

PALU EKSPRES, PALU – Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Kota Palu mengirim 8 relawannya menuju Mamuju Sulawesi Barat (Sulbar). Para relawan dilepas langsung Ketua Kwarcab, H Nanang, Senin 18 Januari 2021 dari Sektetariat Kwarcab Jalan Cendrawasih Palu.

Ketua Kwarcab Pramuka Palu, H Nanang menjelaskan, para relawan Pramuka tersebut merupakan relawan yang telah memiliki sertifikat. Hasil dari pelatihan daerah yang sebelumnya mereka ikuti.

“Mereka memiliki beberapa spesifikasi ilmu. Mulai dari bagian SAR, logistik hingga asessmen,”kata H Nanang.

Relawan Kwarcab Palu menurutnya tidak lagi membuat posko baru setibanya di Mamuju. Mereka nantinya langsung bergabung dengan Pramuka se Indonesia yang sebelumnya telah berada di Sulbar.

“Alhamdulillah dari 13 kabupaten/kota di Sulteng, Pramuka Kota Palu yang pertama mengirimkan relawan ke Mamuju dan bergabung dengan relawan di sana,”sebutnya.

Seluruh relawan Pramuka katanya tidak akan memisahkan diri. Semuanya bergabung baik bersama dengan tim SAR, TNI dan Tagana.
Dalam pekan inipun, pihaknya akan kembali mengirim relawan gelombang kedua untuk membawa logistik.

“Beberapa hari kedepan tim kedua akan dikirim membawa logistik. Paling lambat Jumat pekan ini,”ujarnya.

Terkait waktu tugas relawan, Nanang mengaku tergantung kebutuhan. Jika dibutuhkan hingga sampai berakhir waktu tanggap bencana, maka relawan tetap tetap akan berada disana.

“Bila perlu sampai tahap rehabilitasi-rekonstruksi, kalau memang masih dibutuhkan disana. Insyaallah akan bergantian relawan. Tim ketiga akan turun untuk melakukan shif,”imbuhnya.

Sebab tambah H Nanang, jumlah relawan Kwarcab Palu cukup memadai.Sejauh ini jumlahnya kurang lebih 50 orang.
Semua relawan anggota Pramuka tercatat sebagai anggota Pramuka aktif. Dengan rata-rata usia diatas 19 tahun.

“Mereka sudah terlatih. Karena sebelumnya ada pelatihan. Dari 50 yang terlatih, 30 diantaranya memiliki sertiifkasi. Memang dipersiapkan ketika ada bencana di Indonesia,”pungkasnya. (mdi/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital