Minggu, 9 Agustus 2026

BRMS Keluarkan USD378,49 Ribu untuk Eksplorasi Desember 2020

Aktivitas pengelolaan tambang emas di PT CPM, anak grup PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS). Foto: Dok

PALU EKSPRES, JAKARTA – PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) menyampaikan pihaknya telah melakukan kegiatan eksplorasi yang dilakukan oleh 3 anak perusahannya yaitu, PT Citra Palu Minerals (CPM) , PT Dairi Prima Mineral (DPM) dan PT Gorontalo Minerals (GM) pada bulan Desember 2020.
Menurut keterangan tertulis Muhammad Sulthon yang dirilis IQplus.com, Sabtu (22/1/2021), menyampaikan bahwa PT Citra Palu Minerals (CPM) melakukan eksplorasi pada Blok I Sulawesi Tengah, Blok II Sulawesi Selatan, Blok IV Sulawesi Tengah, Blok V Sulawesi Tengah, dan Blok VI Sulawesi Tengah.
Menggunakan metode AAS kata Sulthon, untuk melanjutkan pemetaan dan kegiatan pengambilan contoh batuan di area River Reef, Hill Reef II, Barako dan Watu Putih, area proyek tambang emas PT CPM, Blok I Poboya. Biaya yang dikeluarkan USD343.665,02 dengan rencana tindaklanjut melakukan kegiatan pemboran di area River Reef, area proyek tambang emas PT CPM Blok I Poboya dengan target total kedalaman 2.000 meter.
Lebih lanjut Sulthon menambahkan, untuk PT Dairi Prima Mineral (DPM), kegiatan eksplorasi pada Prospek Anjing Hitam sudah selesai dilakukan. “Saat ini, prospek tersebut memasuki tahap operasi produksi,” ujarnya.
Selain Prospek Anjing Hitam kata Sulthon, di dalam wilayah Kontrak Karya DPM masih terdapat prospek-prospek lainnya dengan tahap kegiatan yang berbeda-beda dari eksplorasi regional hingga pengeboran deliniasi sumberdaya.
Salah satu prospek yang paling maju pengerjaannya adalah Prospek Lae Jehe yang terletak sekitar 200 meter di sebelah barat laut Prospek Anjing Hitam. Prospek ini sudah memasuki tahap pengeboran deliniasi sumberdaya dan masih akan dikembangkan hingga didapatkan sumberdaya mineral dengan klasifikasi terukur dan tertunjuk yang lebih dominan.
DPM mengeluarkan biaya sebesar USD11.006,11 dan yang melakukan eksplorasi adalah Internal DPM dan PT NLA sebagai operator pengeboran, untuk saat ini metode yang dilakukan adalah pengamatan lapangan dan pengeboran. Hasil aktivitas eksplorasi DPM selama bulan desember 2020 adalah melanjutkan pemboran geotek di lokasi TSF sebanyak 5 titik bor dengan kedalaman pemboran 283,9 meter.
“Total kedalaman pemboran geoteknik tahun 2020 adalah 3092,2 meter, dengan jumlah 89 titik bor dan rencana tindak lanjut pemboran hidrogeologi dan pemboran goeteknik,” katanya.
Untuk PT Gorontalo Minerals (GM) melakukan Kegiatan eksplorasi pada Prospek Sungai Mak dan Prospek Motomboto, Blok I (Tombulilato), Gorontalo dengan biaya eksplorasi sebesar USD23.824,09 dengan rencana tindak lanjut menyelesaikan penyusunan laporan Penataan Batas Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan Tahap Operasi Produksi PT GM, Mendapatkan persetujuan RKAB 2021 dari ESDM.; Penetapan lokasi rehabilitasi DAS sebagai kewajiban pemegang IPPKH.; Melakukan audit internal SMKP Tahunan PT GM. ***

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital