oleh

Pertamina Hadirkan 3 Pertashop di Mamuju dan Majene

PALU EKSPRES, MAMUJU – Pertamina terus memberi layanan dan dukungan untuk membantu proses pemulihan pascabencana gempa bumi di Kabupaten Mamuju dan Majene Sulawesi Barat (Sulbar). Setelah memasok tabung bright gas secara reguler di 41 titik dapur umum posko pengungsian Mamuju dan Majene, Pertamina kini menghadirkan Pertashop untuk membantu kelancaran operasional kebencanaan.

Pertashop yang sedianya melayani desa terpencil, disiagakan di 3 titik di Mamuju. Ini untuk menambah layanan BBM dan memberi dukungan penyaluran BBM kepada lembaga atau kendaraan operasional pihak-pihak yang berkaitan langsung dengan pemulihan kondisi bencana. Seperti Basarnas, TNI, Polri, BNPB, Tagana, Ambulans bahkan media. 3 titik Pertashop tersebut masing-masing disiagakan di Posko Induk Kantor Gubernur, Desa Bebanga dan Desa Saletto Kabupaten Mamuju.

Hingga Senin 25 Januari 2021, dukungan penyaluran BBM melalui Pertashop telah mencapai 6.146 liter Pertamina Dex. Selain dari Pertashop, Pertamina juga memberikan dukungan 15.329 liter Biosolar Non Subsidi (Solar Industri) dan 5.950 liter Pertalite untuk membantu seluruh stakeholder yang memerlukan BBM untuk operasional yang berkaitan langsung dengan pemulihan pasca bencana.

Unit Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Regional Sulawesi, Laode Syarifuddin Mursali mengatakan, sejalan dengan prioritas utama dalam membantu normalisasi pasokan BBM dan LPG, Pertamina telah melayani kebutuhan BBM pihak-pihak terkait yang bertugas melakukan pemulihan paska bencana agar dapat mempermudah mobilisasi dan mempercepat penanganan korban gempa.

“Dukungan untuk instansi yang menangani bencana ini kami maknai tidak sekedar kewajiban, atas nama kemanusiaan kami memberikan upaya terbaik kami agar penanganan secara cepat dan tepat segera diberikan kepada korban gempa,” ujar Laode. Sementara itu, Arianto Kasi Sumber Daya Basarnas Mamuju mengatakan dalam pelaksanaan tugas Basarnas, kami sangat bergantung pada kebutuhan BBM. “Mewakili seluruh anggota yang bertugas dalam pelaksanaan Operasi SAR Gempa Mamuju, kami mengucapkan terimakasih karena Pertamina sudah menyiapkan kebutuhan kami dengan pelayanan yang cepat, dan menjadikan kebutuhan SAR sebagai prioritas,” ujar Arianto Pelayanan penyediaan BBM untuk stakeholder utama pemulihan pasca gempa serta bantuan Bright Gas untuk dapur umum ini akan diberikan selama masa tanggap darurat yang akan berakhir 28 Januari 2021. (mdi/palu ekspres)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed