Minggu, 5 April 2026
Palu  

PKS Sulteng Target Semua Dapil Terisi di Pileg 2024

KETERANGAN PERS - Ketua Umum PKS Sulteng M Wahyuddin bersama Ketua MPW, Mahmud Yunus dalam keterangan pers, Minggu 14 Februari 2021 di Aula PKS Sulteng. Foto: Hamdi Anwar/PE


PALU EKSPRES, PALU – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) menargetkan bisa meraih kursi parlemen utusan dari seluruh Daerah Pemilihan (Dapil). Baik tingkat DPRD kabupaten/kota maupun DPRD tingkat provinsi. Ketua Umum PKS Sulteng, M Wahyuddin menjelaskan, total jumlah Dapil saat ini sebanyak 51. Sejauh ini kader PKS yang duduk di parlemen baru berasal dari 26 Dapil.

“Saat ini PKS ada di 26 Dapil. Lebih dari setengah. Nah ini yang mau kami kejar untuk kabupaten dan kota di Sulteng,”kata Wahyuddin usai menghadiri pelantikan MPW, DPW dan DSW PKS Sulteng, Minggu 14 Februari 2021 di Aula PKS Sulteng.

Sementara untuk DPR RI, pihaknya lanjut Wahyuddin menargetkan bisa meraup 150ribu suara. Lebih besar dari perolehan suara pada Pemilu 2019. “PKS harus naik rangking dari peringkat terakhir di Pemilu sebelumnya,” jelas Wahyuddin.

Bersamaan dengan itu, usai pelantikan MPW, DPW dan DSW, pihaknya lanjut Wahyuddin dalam waktu dekat akan segera melakukan konsolidasi. Yang diawali dengan pelantikan pengurus DPD, MPD dan DSD pada 13 kabupaten/kota se Sulteng. Rencananya pelantikan juga dilakukan secara virtual. Sekaligus menargetkan pengadaan mobil operasional ditingkat DPD masing-masing kabupaten kota.

“Karena kita juga target mengisi 100 persen struktur tingkat kecamatan dalam lima tahun kedepan. Serta 75 persen tingkat kelurahan dan desa,”paparnya. Sebelumnya, Pengurus Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW), Dewan Pengurus Wilayah (DPW) dan Dewan Syariah Wilayah (DSW) PKS Sulten periode 2020-2025 dilantik bersamaan, Minggu 14 Februari 2021.

Pelantikan digelar virtual di Aula Kantor PKS. Diawali dengan pelantikan Pengurus DSW oleh Ketua Dewan Syariah Pusat, H Surahman Hidayat. Kemudian dilanjutkan dengan pelantikan pengurus MPW dan DPW oleh Presiden PKS, H Ahmad Syaikhu. Pelantikan pengurus MPW, DPW dan DSW PKS Sulteng ini juga dilakukan bersamaan secara virtual dengan pengurus MPW, DPW dan DSW PKS se Sulawesi.

Suryadarma, Ketua DPP Bidang Pembinaan Wilayah Sulawesi berharap, pelantikan pengurus bisa membawa hikmat PKS terhadap pembangunan bangsa dan negara yang lebih baik. Sementara Ketua Majelis Pertimbangan Pusat, H Suswono dalam sambutannya menyebut, Partai adalah sarana. Dengan banyaknya kader di perlemen, maka sebuah partai bisa berkontribusi bagi peraturan perundangan.

Dia mengatakan, dengan pelantikan tersebut, perjalanan dakwah oleh PKS kedepan bisa berjalan efektif cepat. “Berpartai memang adalah untuk berkuasa. Namun kekuasaan yang memberi kemaslahatan bagi bangsa dan negara.

Iapun menegaskan bahwa, eksistensi PKS di Indonesia tidak perlu dikawatirkan oleh umat selain Islam.
“Ini yang harus dikomunikasikan. PKS tidak hanya bagi umat Islam. Tapi kepada semua masyarakat Indonesia. Tidak perlu kawatir jika PKS berkuasa,”harapnya. Selanjutnya sambutan Ketua Dewan Syariat Pusat, Surahman Hidayat yang menitik beratkan arahannya kepada pengurus dan kader PKS untuk selalu membawa visi PKS yang rahmatan lil alamin. Agar kedepan PKS menjadi yang terdepan dalam membangun peradaban.

Wahyuddin menjelaskan, pelantikan pengurus MPW, DPW dan DSW di Sulawesi memang dilakukan belakangan dari provinsi lainnya. Sebab waktu pelantikan masih harus disesuaikan dengan kesiapan Presiden PKS. “Harusnya dua bulan lalu. Namun terganggu karena Presiden PKS menjalani isolasi mandiri,”jelasnya. Tiga lembaga tersebut setara dengan pengurus wilayah. Bersifat kolektif kolegial namun dengan tugas pokok dan fungsi yang berbeda. “DPW bertugas eksekutif. Jalankan kebijakan keputusan. DSW bertugas penegakan disiplin dan syariah. Ibarat penegak kode etik atau syariah Islam. Pemegang pluit,”pungkasnya. (mdi/palu ekspres)