Sabtu, 8 Agustus 2026
Palu  

Pemkot Abai Tertibkan Parkir Liar

PALU, PE – Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Sulteng berpendapat Pemkot Palu telah melakukan maladministrasi terkait pengelolaan parkir. Itu lantaran, Pemkot mengabaikan kewajibannya dalam menertibkan parkir liar yang meresahkan warga.

Ketua ORI Sulteng, Sofyan Lembah menyebutkan, pengabaian terhadap kewajiban, merupakan bentuk maladministrasi yang diatur dalam pasal 1 ayat (3) ayat Undang-Undang (UU) nomor 37 tahun 2008 tentang ORI yakni kelalaian dan pengabaian kewajiban hukum.

Demikian halnya dengan kebijakan pemberlakuan terget terhadap juru parkir (Jukir) di Kota Palu serta pengabaian atas penggunaan karcis, menurut Sofyan hal itu juga bertentangan dengan azas-azas umum pemerintahan yang baik. Yakni azas kepastian hukum dan pelayanan yang baik sebagaimana diatur dalam pasal 10 ayat (1) huruf a dan h UU nomor 30 tahun 2014 tentang administrasi pemerintahan.

Menurut Sofyan ada berapa temuan hasil investigasi ORI Sulteng terkait pengelolaan parkir. Pertama adanya perbedaan tarif oleh jukir dilapangan yang tidak sesuai dalam regulasi peraturan daerah. Termasuk tidak adanya karcis yang diberikan saat menarik parkir.

Penarikan tarif parkir terhadap kendaraan pegawai yang telah terdaftar sebagai pelanggan dalam program parkir berlangganan. Penerapan parkir berlangganan ini pun tidak didasari atas permintaan pegawai.

Selain itu, ORI juga menemukan tidak adanya surat pernyataan persetujuan pegawai saat pemotongan gaji untuk membayar iuran parkir berlangganan.

Penentuan titik pemungutan parkir menurut Sofyan tidak dilakukan secara teliti. Pasalnya masih banyak titik potensial yang belum dimasukkan sebagai lokasi penarikan.
“Belum lagi hampir seluruh jukir tidak menggunakan karcis. Padahal itu adalah instrumen untuk menghitung pendapatan daerah,”jelas Sofyan.

Selanjutnya parkir di bandara Mutiara Sis Aljufri. Pengelolaan parkir disana kata Sofyan masih dilakukan secara manual. Bahkan ditemukan karcis yang tidak diporporasi dinas terkait.
“Terakahir parkir di RS Undata yang telah mengunakan sistem portal namun belum masuk dalam sumber pendapatan parkir Kota Palu,”bebernya.

Untuk itu pihaknya meminta Walikota Palu segera melakukan penertiban parkir liar dengan mengerahkan petugas dengan cara mendata ulang. Persoalan parkir liar menurutnya sudah sangat meresahkan warga Palu.

Kemudian melengkapi seluruh jukir dengan atribut resmi berikut jaminan sosialnya. Menerapkan penggunaan karcis sebagai instrumen penghitung pemasukan. Sehingga tidak selalu didasari perkiraan target. Mengevaluasi program parkir berlangganan kalangan PNS dan mendata kembali PNS yang ingin ikut pola tersebut.

Mendata kembali lokasi-lokasi yang belum dimanfaatkan sebagai lokasi pemungutan parkir. Serta mempublikasikan tarif parkir yang berlaku berikut larangan pungut parkir jika tidak menggunakan karcis kepada masyarakat secara luas.

“Yang paling penting  adalah Pemkot harus membuka layanan pengaduan atau fasilitas lain agar memberi jaminan pada masyarakat saat mengghunakan layanan,”demikian Sofyan.

(mdi/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital