PALU EKSPRES, DONGGALA– Tim Halilintar Polsek Labuan kembali turun lapangan pada Selasa malam (9/3/2021), terkait adanya informasi dari warga, bahwa di wilayah Kebun Kopi, Desa Nupabomba, Kecamatan Tanantovea, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, sering terjadi transaksi narkoba.
“Hasilnya, 10 pemuda yang merupakan warga Kabupaten Parigi Moutong berhasil diamankan dalam semalam,” kata Kapolsek Labuan Iptu Moh. Fikri, SSos kepada media ini, Rabu (10/3/2021).
Adapun identitas mereka yang diamankan oleh Tim Halilintar Polsek Labuan, adalah SA (27), alamat Desa Pangi, Kecamatan Parigi Utara. SA sehari-harinya bekerja sebagai nelayan.

Selanjutnya, IL (23) merupakan salah seorang mahasiswa perguruan tinggi negeri di Palu, warga Desa Toboli, Kecamatan Parigi Utara. MK (29), alamat Desa Toboli. AR (29), seorang buruh bangunan, warga Desa Ogolugus, Kecamatan Ampibabo. AR (30) merupakan pedagang yang beralamat di Desa Posona, Kecamatan Kasimbar.
Kemudian MF (25) pekerjaan sebagai petani, warga Desa Towera, Kecamatan Ampibabo. MG (16) seorang siswa di salah satu SMP di Parimo yang merupakan warga Desa Towera. SA (22), seorang supir boks ikan beralamat di Desa Tolai, Kecamatan Torue.
Selain itu, NA (19) juga seorang sopir beralamat di Desa Torue, Kecamatan Torue. Terakhir, adalah SA (22), juga sopir boks ikan, warga Desa Tolai, Kecamatan Torue.
“Kesepuluh pemuda tersebut dilakukan penggeledahan ketika melintasi Jalan Trans Kebun Kopi pada waktu yang berbeda-beda,” kata Kapolsek Labuan.
Dari kesepuluh pelaku tersebut, berhasil diamankan sejumlah benda dalam plastik yang diduga sabu baik dalam paket kecil maupun sedang, juga uang jutaan rupiah.
Saat ini tambahnya, sedang dilakukan pemeriksaan awal terhadap 10 pemuda tersebut di Mapolsek Labuan. Dan, selanjutnya akan diserahkan ke Sat Resnarkoba Polres Donggala untuk penanganan lebih lanjut. (bid/palu ekspres)






