Sabtu, 29 Agustus 2026
Daerah  

Program KKBPK Sulteng Belum Maksimal

PALU, PE – Pengelolaan program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) di Sulteng belum menggembirakan. Pasalnya, angka total fertility rate (TFR) atau jumlah anak dari seorang wanita masih terbilang tinggi.

Berdasarkan data survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2012, TFR Sulteng mencapai 3,2persen dan hanya turun 0,1persen. Dari hasil SDKI 2007 yakni 3,3 persen,  perempuan selama masa reproduksinya.
Hasil itu menunjukkan bahwa rata-rata perempuan di Sulteng melahirkan 3 sampai 4 anak.

Sementara persentase pemakaian kontrasepsi mengalami penurunan dari 59,8persen (SDKI 2007) turun menjadi 52,5persen (SDKI 2012).

Demikian pula persentase kebutuhan ber-KB yang tidak terpenuhi (unmet need) hanya 8,3persen (SDK 2007). Presentasenya naik menjadi 15,7% (SDKI 2012). Data itu dibeberkan Asisten Pemerintahan, Hukum dan Politik Pemprov Sulteng, M Arif Latjuba mewakili Gubernur membuka Rakorda KKBPK  disalah satu hotel Palu, Rabu (22/2).

Menurut M Arif, tahun ini akan dilaksanakan SDKI 2017. Namun diharap tahun ini hasilnya lebih baik sehingga tidak mendapatkan rapor merah.

“Berbicara masalah KKBPK, maka yang menjadi titik sentral adalah pembangunan yang berwawasan kependudukan. Hal ini menyangkut upaya-upaya mengendalikan kuantitas penduduk dan peningkatan kualitas penduduk serta masalah persebaran penduduk,”kata M Arif.

Pembangunan kependudukan menurutnya berkaitan juga dengan masalah meningkatkan SDM yang dapat memengaruhi keberhasilan pembangunan secara berkelanjutan.

“Maka diharapkan dengan adanya pengendalian penduduk melalui program KB dapat mewujudkan norma keluarga kecil, bahagia, sejahtera dan kualitas keluarga,”sebut M Arif.

Pencapaian kinerja yang belum memenuhi target Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMN) dan rencana strategis BKKBN 2009-2014. Rendahnya capaian peserta KB, ujar M Arif akan berimplikasi pada peningkatan Angka Kematian Ibu (AKI) melahirkan yaitu 379 orang per 100.000 kelahiran (SDKI 2012).SDKI 2007 silam tercatat sebesar 334 orang sehingga terjadi kenaikan 45 orang dalam kurun waktu 5 (lima) tahun.

“Saya berharap para pemangku kebijakan dapat duduk bersama dan berkomitmen baik dalam perencanaan program sampai kepada implementasinya yang kesemuanya itu menjurus pada peningkatan kualitas pelayanan pada masyarakat yang membutuhkan,”demikian Arif.

Kepala Perwakilan BKKBN Sulteng Agus P. Proklamasi, dalam laporannya yang dibacakan Maximilan,  mengaku  Rakorda merupakan tindak lanjut  Rakornas beberapa waktu lalu. Tujuannya menurut Maximilan  untuk meningkatkan sinergitas dan komitmen para pemangku kepentingan, mitra kerja dan pengelola program KKBPK untuk mewujudkan target sasaran tahun ketiga RPJMN dan Renstra BKKBN 2015-2019.

“Rakorda diikuti 130 orang mengambil tema “Dengan Program Kependudukan, Keluarga Berencana, dan Pembangunan Keluarga, Kita Tingkatkan Kualitas Manusia Indonesia yang Memiliki Karakter Bangsa dalam Kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia”, sebutnya.

Sementara Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional,Surya Candra Surapaty yang diwakili Kepala Biro Keuangan dan Pengelolaan BMN, Sri Rahayu, Rakorda diharap meningkatkan dukungan komitmen, koordinasi, integrasi, dan sinergitas antara pemerintah, pemerintah daerah, para pemangku kepentingan. Termasuk mitra kerja dalam penerapan kebijakan dan strategi Program KKBPK di seluruh tingkatan wilayah.

BKKBN menurutnya mendapat mandat untuk turut mewujudkan 9 Agenda Prioritas Pembangunan (Nawa Cita) pemerintahan Jokowi-JK tahun 2015-2019.
Program KKBPK mendukung Cita ke-3, yakni
“membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan. Salahsatunya  melalui pembentukan Kampung KB.

“Sesuai arahan Presiden Jokowi, Program KKBPK harus memprioritaskan wilayah dengan kriteria seperti daerah miskin, padat penduduk, wilayah nelayan, wilayah kumuh perkotaan, daerah tertinggal, dan wilayah perbatasan agar penduduk yang berada di wilayah tersebut dapat merasakan manfaat Program KKBPK secara langsung,”jelasnya.

Kampung KB merupakan salah satu wujud nyata membangun Program KKBPK dari pinggiran dan desa dalam kerangka NKRI.

Berdasarkan Laporan Pelaksanaan Program dan Kegiatan di Kampung KB Triwulan IV Tahun 2016, Kampung KB telah dicanangkan di sebanyak 487 dari 514 kabupaten dan kota (95 persen) di Indonesia.

Di Provinsi Sulawesi Tengah sebanyak 13 dari 13 kabupaten dan kota telah mencanangkan Kampung KB. Program KKBPK terutama mendukung Cita ke-5
“meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia” melalui pembangunan kependudukan dan keluarga berencana.

(humas)

Studi Kasus Mahjong Ways Menunjukkan Perubahan Cara Pemain Membaca Susunan Simbol Akibat Baris Tambahan
Sering Terjadi Kesalahpahaman Bahwa Transformasi Simbol Emas Mahjong Ways Menandakan Hasil Putaran Berikutnya
Perbandingan Tampilan Antara Mahjong Ways Dan Sekuelnya Dalam Menyajikan Informasi Fitur Di Layar Seluler Modern
Direkapitulasi Perjalanan Mahjong Ways Dari Tema Tradisional Menuju Industri Game Digital Modern
Tanpa Mencampurkan Dengan Peran Wild, Fungsi Scatter Mahjong Ways Dapat Dikenali Dalam Susunan Kemenangan
Penyelaman Mengungkap Perubahan Dan Makna Baru Dunia Baccarat Di Era Digital
Media Gaming Mengungkap Perjalanan Mahjong Ways 2 Dalam Menghadapi Perubahan Tren Industri Hiburan Digital
Baccarat Ditampilkan Dalam Catatan Perubahan Platform Media Gaming Masa Kini Yang Mengubah Cara Bermain
Pergeseran Media Modern Menjadikan Wacana Kasino Online Sebagai Sorotan Baru Masyarakat
Perubahan Gaya Platform Membawa Bakarat Digital Menjadi Sorotan Baru Dalam Percakapan Modern
Perkembangan Komunitas Mahjong Ways Digital Dorong Kebangkitan Popularitas di Indonesia
Tren Mahjong Ways Mobile Gaming Terbaru Hadirkan Kebangkitan Jadi Sorotan Utama
Kenapa Mahjong Ways Tetap Viral? Alasan Ini Bikin Kaget!
Fenomena Game Bertema Oriental Bangkit Kembali, Mahjong Ways Jadi Sorotan Utama
Strategi Mahjong Ways Tetap Digemari Di Tengah Persaingan Game Online Diungkap Media Digital
Transformasi Industri Mahjong Ways Digital Perjalanan Panjang Menuju Inovasi
Kebangkitan Platform Game Mahjong Ways dalam Era Perkembangan Digital
Meski Zaman Berubah, Mahjong Ways Tetap Favorit! Ini Rahasianya
Mahjong Ways Masih Jadi Perbincangan Hangat! Komunitas Gaming Ungkap Alasannya
Evolusi Mahjong Ways Dari Masa Ke Masa Yang Bikin Penasaran Diungkap Laporan Industri
Mahjong Ways Tetap Eksis! Ini Rahasia Bertahan di Tengah Persaingan Industri Game Ketat
Identitas Visual Mahjong Ways Bikin Penggemar Terpikat! Media Online Soroti Konsistensinya
Tren Digital Menggairahkan Lagi! Game Penghasil Uang Cepat Jadi Sorotan Publik
Kenapa Game Penghasil Uang Cepat Menarik Minat Pemain Indonesia? Ini Alasannya!
Benarkah Game Penghasil Uang Cepat Makin Diminati? Faktanya Mengejutkan!
Majestic Treasures Menarik Perhatian Komunitas Game Digital Lewat Pesona Khas dan Ragam Strategi Menarik
Mahjong Ways 2 Ramai Dibahas Lagi! Ini Dampak Besar pada Industri Game Digital Indonesia
Mahjongways Kasino Online Viral di Komunitas Game dan Mulai Disebut sebagai Sumber Penghasilan Baru
Mahjong Ways Kembali Jadi Sorotan! Penggemar Game Penghasil Uang di Indonesia Serbu
Game Penghasil Uang Mulai Dilirik Media Game Mobile di Tengah Pergeseran Tren Global