PALU EKSPRES, PARIMO– Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, Faradiba mengatakan, pihaknya mendorong pemerintah setempat untuk mensosialisasikan pemanfaatan program tol laut bagi pelaku usaha di Parimo.
Karena menurutnya, pemanfaatan tol laut di Parimo dinilai masih minim. Sehingga, kata dia, perlu adanya sosialisasi dari pemerintah setempat agar pelaku usaha lebih memanfaatkan tol laut sebagai sarana perdagangan antardaerah.
“Saya sangat menyayangkan kurangnya sosialisasi dari pemerintah mengenai pemanfaatan tol laut bagi pelaku usaha di Parimo,” kata Faradiba kepada wartawan di kantornya, Selasa (23/3/2021).

Padahal kata dia, program tol laut bagi para pengusaha khususnya di Kabupaten Parimo sangat besar manfaatnya untuk perdagangan antardaerah.
“Sejauh ini saya melihat masih kurang efektif sosialisasi yang dilakukan oleh pemerintah setempat tentang pemanfaatan tol laut bagi pelaku usaha,” ungkapnya.
Ia berharap, pemerintah saat ini harus menyambut baik kehadiran program tol laut dari pemerintah pusat. Selain itu, pemerintah daerah juga harus menyiapkan gudang sebagai penampung barang.
Sekaitan hal ini, ia meminta pemerintah setempat juga melakukan pendataan serta mensinkronkan harga jual beli dengan daerah lain. Misalnya, hasil bumi dari Parimo, kemudian dibawa menggunakan tol laut ke suatu daerah.
“Sebelum mengirim barang harus dipastikan dulu berapa harga jualnya di sana, jangan sampai harga di sini sama dengan daerah lain atau sebaliknya harga di daerah itu lebih rendah kan bisa rugi para pelaku usaha,” katanya.
Terkait harga jual beli tambahnya, pemerintah daerah juga bisa melakukan kerja sama dengan daerah lain dalam pemanfaatan tol laut guna melancarkan proses perdagangan antardaerah. (asw/palu ekspres)






