Sabtu, 4 April 2026
Daerah  

Disdikbud Parimo Mutakhirkan Data Sapras SD Tahun 2020

Kepala Bidang Manejemen SD, Disdikbud Parimo, Ibrahim. Foto : ASWADIN/PE


PALU EKSPRES, PARIMO– Kepala Bidang Manejemen Sekolah Dasar (SD) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, Ibrahim mengatakan, pihaknya saat ini melakukan pemutakhiran data pokok pendidikan sarana prasarana (Sapras) sekolah dasar tahun 2020.

Menurut Ibrahim, saat ini pihaknya tengah menyelesaikan seluruh data usulan yang dilaporkan ke dalam sistem Dapodik yang berakhir pada 31 Maret 2021.
Berdasarkan surat Kementerian Pedidikan dan Kebudayaan (Dikbud) bahwa, sekolah yang mengalami kerusakan mulai dari status rusak sedang, ringan, dan berat wajib mendapatkan rekomendasi dari Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (DPUPRP) setempat.
“Rekomendasi harus dinas teknis dan kami Disdikbud tidak bisa mengeluarkannya,” kata Ibrahim di kantornya, Kamis (25/3/2021).
Sekaitan hal ini, tim penilai baik dari Dinas PUPRP dan Disdikbud sedang menyasar sekolah yang diusulkan ke dalam Dapodik sarana prasarana untuk  tahun depan.
Mengenai hal ini, Ibrahim tidak menjelaskan secara  rinci. Namun, pihaknya mengusulkan sebanyak mungkin. Sehingga, hal itu nantinya tinggal pihak kementerian yang akan memverifikasi data yang diusulkan tersebut.
“Makanya semua usulan harus masuk dalam Dapodik, sebab itu merupakan syarat wajib yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat,” sebut Ibrahim.
Menurutnya, sejauh ini penilaian yang dilakukan tim bagi sekolah yang akan melakukan rehab harus ada rekomendasi. Kemudian, sebagai sekolah pengusul baru katanya, harus menunjukkan bukti dalam hal ini sertifikat tanah serta dokumen pendukung lainnya.
“Sekolah yang mengupload semua dokumen yang menjadi syarat dalam usulan itu,” jelasnya.
Terkait hal ini tambahnya, harus ada kepedulian dari pihak sekolah itu sendiri. Walaupun, dinas telah berupaya semaksimal mungkin, itu tidak bisa terealisasi jika syarat-syaratnya belum terpenuhi.
“Dan, akan sia-sia upaya mereka apabila tidak ada kepedulian dari pihak sekolah,” ujarnya. (asw/palu ekspres)