Jumat, 4 September 2026
Opini  

My Country, I Am Proud of You

NUR sangadji
Nur Sang Adji. Foto: Dok

Oleh Muhd Nur Sangadji

Ponakan ku, Fadli Sangadji dari Jakarta mengirimkan ucapan ramadhan disertai gambar silsilah keluarga. Di silsilah ini baru saya tahu, siapa saya (who am i) dalam struktur keluarga. Semula, “Who am I” ini yang mau saya jadikan judul artikel ini. Tapi, terlalu sering, kalimat ini saya sematkan pada setiap kali ceramah tentang spirit hidup. Maka, saya ubah judulnya. menjadi, my country, I am proud of you.

Ternyata, di lapisan ke tiga di atas saya, dari pihak Ibu. Ada dotu atau Opo (ayahnya kakek) yang dipanggil Sangadji Nur. Nama beliau sesungguhnya adalah Muhammad Nur. Karena, beliau menduduki jabatan sebagai seorang Sangadji. Maka, panggilannya menjadi Sangadji Nur. Sangadji adalah nama jabatan dalam struktur kesultanan Tidore dan Ternate. Barangkali, setingkat camat atau lurah (entahlah).


Ternyata, nama ku diambil dari nama dotu. Mungkin lantaran itu, ada beberapa kemiripan. Dotu ku punya anak tunggal bernama Abdurahman Sangadji, ayah dari Ibu. Beliau kakek ku itu, seorang guru. Mati, dibunuh di Pulau Gebe karena menolak bergabung dengan kaum pemberontak. Mayatnya ditenggelamkan ke laut. Paman ku, Abdullah Yohan Sangadji yang kala itu telah menjadi anggota Brimob memimpin operasi pencarian. Insya Allah, semua mereka memperoleh rahmat dan ampunan.

Saya pun punya anak tunggal bernama Mohammad Reza Sangadji. Lahir dari istriku orang Sulawesi bernama Rostiati Dg Rahmatu. Dotu ku ternyata, juga punya isteri orang Sulawesi bernama asli Nancy. Tepatnya berasal dari Tumohon, Minahasa Sulawesi Utara.

Entah kebetulan atau takdir, terdapat kemiripan hidup ku dengan Dotu. Sama sama bernama Muhammad Nur. Beristri orang Sulawesi dan memiliki anak tunggal.


Seketika, muncul perasaan bangga dalam balutan kemanusiaan dan kebangsaan. Bangga karena dengan begitu, saya punya banyak saudara bertalian darah secara geneologi dari kaum Kristiani di tanah leluhur Tumohon, Minahasa. Semoga, satu saat bisa jumpa. Saya berkelakar, pantas, meskipun lahir sebagai anak Maluku, warna kulit ku agak putih dikit.

Sewaktu melanjutkan sekolah ke Perancis tahun 1994, saya memilih kota Nancy di dekat Paris. Nama kota yang mirip dengan nama Dotu perempuan ku. Sayang, laboratoriumnya baru akan punya proyek riset tentang jamur micoriza pada tahun depannya. Inilah jamur akar tanaman yang menjadi interest riset ku kala itu.

Saya bertanya bagaimana Dotu bisa beristeri orang Manado ? Ternyata, beliau seorang perantau. Pasnya, seorang pelaut atau nelayan. Lebih kongkrit lagi, seorang pemburu ikan roa alias julung-julung (Hemaramphus Brasiliensis). Ini profesi favorit di desa kelahiran ku, Mareku. Desa yang tidak tidak bisa dilupakan dalam sejarah expansi bangsa Spanyol ke Indonesia. Sebastian d’Elcano yang mengambil over kepemimpinan Magellan tiba di desa Mareku Tidore, tahun 1521. Kala itu, emperium kesultanan Tidore beribukota di sini.


Sejarah ini tidak untuk bangkitkan kebanggaan primordialik yang feodalistik. Tapi, lahirkan spirit konfidensial. Bahwa, nenek moyang kita pernah hidup dengan martabat yang sangat agung. Bangsa-bangsa dunia sempat tunduk di bawah tahta otoritas politik dan ekonomi negeri. Era itu, kita tidak mencari pasar. Kitalah yang menciptakan pasar, sekaligus menyuguhkan komoditasnya. Justru, konsumen beberapa benua yang datang. Meskipun akhirnya barubah status dari konsumen menjadi penjajah.

Hari ini, semuanya mulai terbalik. Kita yang memburu pasar di benua benua itu. Kalaupun mereka datang. Datang untuk mengikat sumber bahan bakunya. Jadilah kita dalam jaringan oligopoli. Mereka tidak sendiri. Ada kaki tangannya, oknum anak negeri. Putra bangsa sendiri. Persis seperti di era kolonial. Sekarang, mereka juga punya kebun di tanah kita. Mungkin sedikit halus dari cultuurstelsel (tanam paksa). Syukur kalau tidak sampai ke Rodi dan Romusha (kerja paksa). Intinya kita sedang dijajah lagi, tapi halus sekali. Wujudnya bernama ketergantungan.

Pelajaran ini mesti diinsafi oleh generasi. Jejak historis sedang direplikasi. Sedikit lagi di ujung 2021 ini, direncanakan ada replika kapal Spanyol yang pernah meninggalkan pelabuhan Sevilla Spanyol tahun 1519 menuju Indonesia. Akan diulanginya kembali. Dubes Spanyol untuk Indonesia telah membuat video atas rencana tersebut.

Dua kapal, Victoria dan Trinidad dipimpin Sebastian d’Elcano yang akhirnya berhasil menembus bumi Maluku. Ditulis oleh Antonio pigafetta yang ikut dalam pelayaran itu. Terukirlah dalam literasi dunia. Dua kapal ini membuang sauh di pelabuhan Sumpodo, Desa Mareku, Tidore tahun 1521. Inilah Desa yang 441 tahun kemudian, menjadi tempat dan tahun kelahiran ku. Mareku, Tidore, September 1962. Expresi dan syukur atas semua peristiwa tersebut, maka saya menulis judul ini. “My country, I am proud of you”. ***

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam