PALU EKSPRES, PALU – Anggota DPRD Palu Mohammad Imam Darmawan menyarankan Wali Kota Palu untuk secara objektif menempatkan pejabat eselonnya. Dalam artian penempatan jabatan harus didasari latar belakang pendidikan yang pas dengan instansi penempatan.
Pasalnya, kata Imam, saat ini banyak pejabat yang ditempatkan untuk memimpin Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang bertolak belakang dengan disiplin ilmu pendidikannya. Hal ini menurutnya menjadi salahsatu faktor mengapa kemudian banyak program di OPD yang tidak berjalan optimal
“Sebagai perpanjangan tangan dalam menjalankan program wali kota, justru tidak sesuai dengan latar belakang pendidikan mereka,” kata Imam kepada wartawan.
Ia berharap khusus kepada Wali Kota Palu Hadianto Rasyid agar benar-benar menempatkan orang dengan melihat latar belakang pendidikannya.
Jangan kata dia orang dengan latar belakang pendidikan sosial justru diberi jabatan teknis.
“Contohnya beberapa kepala bidang atau seksi di dinas teknis, justru diisi oleh mereka yang tidak memiliki basik ilmu itu,” ujarnya.
Kepala daerah sebutnya memang memiliki hak prerogatif dalam menentukan pejabat pada instansi. Namun diharapkan dalam pemerintahan kali ini wali kota benar-benar mempertimbangkan orang yang akan membantunya untuk melaksanakan programnya kedepan dengan mengacu pada beberapa aspek tersebut.
“Intinya latar belakang ilmu semoga menjadi pertimbangan penting bagi bapak Walikota untuk memilih pejabat di lingkungan Pemkot,” pungkasnya. (**/mdi/palu ekspres)






