Minggu, 5 April 2026
Daerah  

Akibat Refocusing, Jatah Pemeliharaan Jaringan Irigasi di Parimo Berkurang

Kepala Bidang SDA Dinas PUPRP Parimo, Moh. Aflianto, ST, MM. Foto : ASWADIN/PE


PALU EKSPRES, PARIMO– Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (DPUPRP) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Moh. Aflianto, ST, MM mengatakan, setiap tahun di 13 daerah pengamat, pihaknya rutin melakukan pemeliharaan jaringan irigasi.
Menurut Aflianto, pemeliharaan jaringan irigasi yang dilakukan, adalah, pembersihan endapan dan pemarasan. Kata dia, pemeliharaan untuk tahun ini baru saja dilakukan di 13 daerah pengamat.
“Jadi selama 1 tahun itu pemeliharaan jaringan irigasi minimal tiga kali dilaksanakan,” kata Aflianto saat ditemui di kantornya, Kamis (24/6/2021).
Namun, untuk tahun ini lanjut dia, jatah pemeliharaan jaringan irigasi di Parigi Moutong dilaksanakan hanya sekali, lantaran adanya refocusing anggaran dari pemerintah pusat. 
Olehnya, ia berharap pada anggaran belanja tambahan (ABT) nanti, pihaknya mendapat anggaran untuk biaya pemeliharaan jaringan irigasi tersebut.
“Mudah-mudahanlah di ABT nanti, kita dapat anggaran untuk pembiayaan lagi,” harapnya.
Menurut dia, setiap tahun pihaknya mendapat biaya pemeliharaan jaringan irigasi itu senilai Rp 200 juta, untuk 13 daerah pengamat. “Jadi setiap tahunnya itu kan, kita sudah tahu lokasinya. Sehingga, anggaranya sekitar Rp 200 juta,” jelasnya.
Ia menambahkan, anggaran pemeliharaan jaringan irigasi tersebut bersumber dari dana alokasi umum (DAU). “Anggaranya setiap tahun sudah seperti itu dan tidak pernah ada penambahan,” ujarnya. (asw/palu ekspres)