Sabtu, 8 Agustus 2026
Daerah  

Cerita Mantan Napi Teroris yang Rindu Kondisi Poso Aman, Kini Beternak Ayam

Mantan napiter Poso yang kini mengelola peternakan ayam bantuan BNPTK. Foto: Humas POlda Sulteng

PALU EKSPRES, POSO– Usaha peternakan ayam yang dikelola oleh lima mantan narapidana terorisme (napiter) Poso menarik perhatian Tim Satgas Humas Operasi Madago Raya.

Tim Satgas Humas yang dipimpin oleh Iptu Made Bagiartha, pada Jumat (25/6/2021) sore mengunjungi peternakan ayam yang terletak 30 kilometer dari pusat kota Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng),  tepatnya di Desa Tabalu Kecamatan Poso Pesisir.

Kedatangan Tim Satgas Humas langsung disambut oleh pengelola peternakan ayam yang tidak lain adalah para mantan napiter yang telah mendapatkan pembinaan dan bantuan, yang merupakan bagian dari program deradikalisasi dari Direktorat Deradikalisasi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

Tim Satgas Humas yang dipimpin oleh Iptu Made Bagiartha, pada Jumat (25/6/2021) sore mengunjungi peternakan ayam yang terletak 30 kilometer dari pusat kota Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng), tepatnya di Desa Tabalu Kecamatan Poso Pesisir. Foto: Humas Polda Sulteng

Mantan napiter tersebut adalah Ramdan alias Andang, Supriadi alias Upik Pagar, Salamun alias Amun, Rafli Tamanjeka dan Imron Tamanjeka.

Supriadi alias Upik Pagar  kepada tim Satgas Humas Operasi Madago Raya mengungkapkan awalnya ia beternak untuk per orang itu sebanyak 500 ekor ayam. Lalu meningkat lagi menjadi 5.000 ekor dan saat ini kami sementara pembuatan kandang yang menampung sekitar 5.000 ekor lagi dan  bibit ayamnya juga sudah siap.  “Doakan semoga dalam minggu depan ini sudah mulai beroprasi,” kata Upik.

Selain menceritakan tentang aktifitas peternakan ayam yang saat ini ia kelola, Upik juga berharap adanya pembinaan remaja dan anak muda di desa-desa dalam bentuk taklim yang dibina oleh Bhabinkamtibmas dan Babinsa masing-masing desa.  Seeing, aktifitas pemuda dapat dikontrol.

 “Kami rindu dengan Poso yang aman,”  kata Upik yang diamini rekan-rekannya.

Untuk menunjang usaha ayam petelurnya itu, BNPT juga memberikan satu unit sepeda motor yang dilengkapi dengan bak terbuka yang dapat digunakan untuk transportasi atau operasional dalam mengelola usaha ayam petelur.

Hal itu menurutnya,  semua dilakukan oleh BNPT setelah kelima mantan napiter ini menyadari dan mengakui kesalahannya,  serta berjanji untuk setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Kasatgas Humas Operasi Madago Raya Kombes Pol. Didik Supranoto mengungkapkan keberadaan mantan napiter setelah kembali di tengah-tengah masyarakat tetap menjadi perhatian pemerintah melalui program deradikalisasi yang dilakukan BNPT dan Satgas Madago Raya.

Tim Satgas Humas yang dipimpin oleh Iptu Made Bagiartha, pada Jumat (25/6/2021) sore mengunjungi peternakan ayam yang terletak 30 kilometer dari pusat kota Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng), tepatnya di Desa Tabalu Kecamatan Poso Pesisir. Foto: Humas Polda Sulteng

“Demikian juga apa yang sudah diperbuat dan dikembangkan seperti ternak ayam petelur bantuan BNPT harus dipublikasikan agar masyarakat tahu, bahwa mantan napiter ternyata juga mampu mengembangkan usaha terlebih dimasa pandemi Covid-19 seperti saat ini,” ujar Didik.

Didik juga mengatakan bahwa dalam pelaksanaan operasi Madago Raya 2021,  tidak hanya melakukan pencarian atau pengejaran DPO MIT Poso yang mengakibatkan korban meninggal dunia baik dari aparat sendiri, dari pelaku atau DPO. Bahkan, masyarakat yang menjadi tindakan kekerasan yang dilakukan oleh kelompok teroris MIT Poso.

Tetapi dalam operasi, ada juga kegiatan-kegiatan sosial atau kegiatan-kegiatan yang humanis seperti sunatan massal, pengobatan gratis, pembagian paket sembako, pemberian bibit tanaman, bantuan pakan ternak dan lain-lain. Hal tersebut agar masyarakat tahu apa yang dilakukan oleh Satgas Madago Raya selama di Kabupaten Poso. (***/bid/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital