Minggu, 5 April 2026
Daerah  

Gubernur Sulteng Tabur Benur Vaname di Sejoli Parimo, Target Produksi 210 Ton

TABUR BENUR - Gubernur Sulteng H Rusdy Mastura melakukan penaburan benur udang di Desa Sejoli Kabupaten Parimo, Minggu 4 Juni 2021. Foto: Humas Pemprov Sulteng.


PALU EKSPRES, PARIMO – Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) H Rusdy Mastura bersama PT Agualtura Prima (AP) menabur sebanyak 8,5 juta benur udang di Desa Sejoli, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Minggu (4/7/2021). Ini menjadi penaburan benih perdana di kolam kelompok budidaya ikan yang dikembangkan PT PAP pada 30 kolam dengan target produksi 210 ton.

Manajemen PT. AP, Heri Handoyo, pada kesempatan itu menjelaskan bahwa investasi yang mereka kelola dikerjakan bersama masyarakat. “Sepenuhnya ditanggung perusahaan dan dilakukan kerja sama bagi hasil dengan masyarakat,” jelasnya.

Investasi ini menurutnya, dilakukan dengan luas tambak 250 Ha. Sejauh ini yang sudah dikelola 40 Ha dan yang sudah kapasitas pada 30 kolam. “Saat ini dalam pengembangan kolam sebanyak 28 kolam dengan investasi saat ini sudah mencapai Rp70 miliar dan kedepan akan melakukan investasi Rp600 miliar,” katanya.

Investasi ini jelasnya dibuat dengan metode yang ramah lingkungan. Hasil limbah  tambak akan diolah menjadi pupuk organik dan akan didistribusikan kepada  masyarakat. Ke depan, pihaknya akan membangun halipad untuk kebutuhan pelayanan tamu yang akan mengunjungi lokasi PT AP.

Selanjutnya berencana menjalin kerja sama dengan IPB Bogor untuk pengembangan tambak indor dalam ruangan dengan sistem super intensif.  “Kami memohon bantuan untuk meningkatkan kapasitas listrik dan mengawasi masyarakat sekitar agar tidak melakukan pengeboman untuk menangkap ikan karena kedepan bisa mengganggu budidaya,” ujarnya lagi.

Selanjutnya, PT. Aquakultura Prima akan memperluas investasi di Toiba Luwuk melalui Toiba Marindo Lestari, dengan luas areal 400 Ha.

“Di Parimo saat ini dikembangkan Sekolah Tinggi Kelautan dan Perikanan, diharapkan kedepan lulusannya dapat menjadi SDM yang bisa mendukung  PT. Aquakultura Prima,” paparnya.

Gubernur Rusdy Mastura , menyampaikan dengan potensi di daerah ini, harusnya mampu memprokduksi 200 Ribu Ton. Menurutnya, Sulteng memiliki garis pantai sepanjang 6000 KM. Potensi ini kata dia sangat memungkinkan produksi udang mencapai target. Sehingga seluruh kebutuhan sarana pendukung seperti listrik akan diupayakan.

Karena saat ini pembangunan pembangkit listrik yang baru sudah harus dipersiapkan. Termasuk pengembangan Pelabuhan Pantoloan sebagai pelabuhan ekspor, dengan harapan dampaknya untuk pembangunan daerah. Gubernur Rusdy Mastura juga menekankan perusahaan daerah harus memiliki peran besar untuk mengelola potensi di daerah.

“Saya sangat gembira. Di daerah ini ada investasi budidaya udang yang besar. Yakni di Kabupaten Parigi Moutong, Banggai dan Kabupaten Buol. Saya berharap semuanya untuk kesejahtraan masyarakat,” kata Cudi, sapaan akrab Gubernur Sulteng.

Melalui potensi-potensi daerah ini kata Cudi, ke depan pihaknya menargetkan tingkat kemiskinan di Sulteng bisa turun sampai di angka 7 persen.

(mdi/palu ekspres)