Minggu, 30 Agustus 2026
Opini  

Etika Komunikasi Pembelajaran Daring

MHD Natsir. Foto: istimewa

MHD. Natsir Yunas (Dosen Komunikasi Persuasif di Jurusan PLS FIP UNP Padang)

PEMBELAJARAN daring yang dilaksanakan sampai saat ini belum sepenuhnya berjalan efektif. Berbagai kendala dihadapi oleh mereka yang terlibat dalam pembelajaran. Di antara persoalan yang sering muncul adalah komunikasi yang dirasakan tidak efektif. Pesan yang disampaikan dalam setiap pembelajaran kurang dipahami peserta didik. Sehingga menyebabkan terjadinya miskomunikasi antara pendidik dan peserta didik. Hal ini tidak hanya disebabkan oleh persoalan teknis terkait dengan media yang digunakan kurang memadai, seperti sinyal yang tidak stabil selama pembelajaran berlangsung. Namun persoalan yang tidak kalah sulitnya adalah masalah personal yang terlibat dalam komunikasi.
Seringkali saat ini terjadi miskomunikasi dalam pembelajaran karena mereka yang terlibat kurang memahami etika dalam komunikasi. Hal ini tidak hanya terjadi pada peserta didik tetapi juga menimpa para pendidik. Tanpa disadari berbagai perilaku pendidik dalam pembelajaran terkadang kurang mempelihatkan teladan yang baik bagi peserta didiknya.
Ada pendidik yang tidak senang ketika peserta didiknya mematikan kamera selama pembelajaran berlangsung. Ada juga pendidik yang tidak merasa senang dengan pesan yang dikirimkan oleh anak bimbingannya melalui media sosial. Berbagai keluhan dan kekesalan ditumpahkan dengan menyebut mereka tidak beretika, tidak terdidik dan lain sebagainya. Namun kita terkadang lupa bahwa mereka adalah peserta didik kita yang harus kita ingatkan kalau mereka salah. Berikan bimbingan dan arahan agar mereka bisa berlaku yang lebih baik lagi di kemudian hari. Menjadi salah ketika pendidik membiarkan dan hanya mengeluh tanpa memberikan arahan. Terkadang mereka berlaku demikian karena mereka memang belum paham dan merasa biasa-biasa saja. Padahal itu adalah kesalahan, maka sekali lagi dalam hal ini tugas pendidik untuk memberikan bimbingan kepada peserta didiknya. Agar tidak terjadi kesalahpahaman, yang mengakibatkan pembelajaran menjadi tidak efektif.
Kadang kesalahan ada juga karena kesibukan pendidik, sehingga mereka lupa dan mengabaikan pesan masuk dari peserta didiknya. Padahal yang ditanyakan oleh peserta didiknya hanyalah terkait tugas yang belum dipahami. Tidak memberikan respon terhadap pertanyaan peserta didik tentu tidak baik. Karena keberanian mereka menghubungi pendidiknya tentang suatu yang mereka belum paham adalah contoh yang baik, agar pembelajaran bisa berjalan efektif. Respon yang diberikan akan memberikan motivasi mereka dalam belajar. Karena merasa diperhatikan dan mendapat tanggapan yang baik dari pendidiknya. Sehingga mereka bisa menyelesaikan tugas yang diberikan secepatnya.
Sangat penting bagi pendidik untuk memberikan respon terhadap peserta didiknya. Ini akan menjaga suasana belajar daring berikutnya. Suasana belajar yang penuh antusias dengan pertanyaan dan tanggapan dari peserta didik. Menjadi salah ketika ada pendidik yang karena alasan merasa terganggu, sehingga menonaktifkan centang biru sebagai notifikasi ketika pesan sudah dibaca di aplikasi WhatsApp. Ketika itu dilakukan, maka sebenarnya sudah menutup komunikasi, di saat peserta didik menunggu tanpa ada kepastian kapan pendidiknya akan memberikan jawaban dari pertanyaan yang disampaikannya. Sehingga motivasi belajarnya berkurang dan menyebabkan pembelajaran daring kurang efektif.
Oleh sebab itu, komunikasi yang dibangun dalam pembelajaran daring haruslah komunikasi yang saling memahami kebutuhan dari masing-masing individu yang terlibat. Ego yang berlebihan dalam komunikasi, akan mengganggu efektifitas pembelajaran. Karena respon dari masing-masing akan selalu dirasa tidak baik, meskipun sebenarnya baik. Anggapan negatif yang tertanam dalam komunikasi sebelumnya berimbas pada sesi pembelajaran di hari yang lain.
Ada beberapa hal yang perlu diberikan catatan terkait dengan upaya untuk memperbaiki komunikasi dalam pembelajaran daring. Pertama, pendidik adalah teladan, maka dalam komunikasi secara daring, segala sikap dan perilaku pendidik akan dilihat dan dicontoh oleh peserta didiknya. Contohnya ketika ada pendidik yang mengajar daring sambil merokok. Ini tentu tidak baik, meskipun asapnya tidak akan mengenai peserta didiknya, tetapi apa yang tergambar dalam pembelajaran daring dan dilihat peserta didik menjadi contoh yang tidak baik bagi mereka. Begitu juga dengan cara berpakaian pendidik yang seharusnya rapi selama pembelajaran daring. Ketika pendidik mengajarkan nilai-nilai yang baik pada anak, sedangkan dia tidak berpakaian rapi, rambut gondrong dan lain sebagainya. Maka ini akan mengganggu efektifitas pembelajaran.
Kedua, pendidik haruslah memberikan respon terbaik dan cepat terhadap persoalan yang dihadapi peserta didik. Jangan didiamkan, harus ada respon. Karena ketika didiamkan dan tidak ada respon bahkan emoticon sekalipun, akan memberikan kesan yang tidak baik dan memberikan efek negatif terhadap motivasi belajar peserta didik dan pandangan mereka terhadap pendidiknya.
Ketiga, ajarkan peserta didik etika dalam berkomunikasi, karena etika dalam komunikasi baik daring maupun luring tetap sama. Saling menghargai dengan siapa saja melakukan komunikasi. Di saat belajar luring, setiap individu yang terlibat dalam komunikasi pun memperhatikan kata-kata yang akan diucapkan. Sedangkan di saat pembelajaran daring kita harus memperhatikan dan hati-hati kata yang diucapkan dan lebih lagi dengan apa yang dituliskan. Haruslah diperhatikan betul setiap kata dan kalimat yang ditulis, sebelum dikirimkan. Karena kesalahan dalam tanda baca dan emoticon bisa menimbulkan miskomunikasi.
Keempat, harus ada keinginan yang kuat dari peserta didik untuk memperbaiki sikap dan perilaku. Bersikap dan berbuat dengan etika yang terjaga dari kesalahan yang akan menganggu hubungan dengan pendidik haruslah dilakukan. Berubah dan berbuat untuk lebih baik lagi.
Pandemi Covid-19 memang telah merubah pola komunikasi dalam pembelajaran. Tetapi tidak boleh merubah etika dalam berkomunikasi. Karena baik daring maupun luring, komunikasi itu tetap harus menjaga etika yang baik. Kalau belum tahu maka harus belajar dan amalkan. Agar komunikasi pembelajaran selama daring ini bisa berjalan dengan baik dan memperoleh hasil belajar yang memuaskan. ***

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam