Sabtu, 4 April 2026
Daerah  

Sisir Lokasi Persembunyian Ali Kalora Cs, Kapolda dan Danrem Bersihkan Sumber Air Bersih Warga

Kapolda Sulteng Abdul Rakhman Baso bersama Danrem 132 Tadulako membersihkan sumber air bersih warga. Foto: Humas Polda Sulteng

PALU EKSPRES, POSO– Tiga Jenderal TNI dan Polri turun langsung menyisir lokasi-lokasi yang menjadi tempat persembunyian para kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso pimpinan Ali Kalora di Poso, Sulawesi Tengah, selama ini.
“Saat kami menyisir di lokasi Pegunungan Pantango Lembah, Kecamatan Poso Pesisir Selatan, salah satu lokasi yang menjadi tempat persembunyian kelompok teroris ini, kami temukan sumur. Di mana sumur ini merupakan salah satu sumber air bersih yang biasa dimanfaatkan oleh kelompok ini untuk kebutuhan makan minum,” kata Kasatgas Humas melalui Waka Satgas Humas AKBP Bronto Budiyono melalui keterangan resmi yang diterima media ini, Kamis (12/8/2021).
Ia mengatakan, temuan sumber air bersih itu dalam bentuk bak berukuran 1 x 1 meter. Sumber air bersih itu berjarak kurang lebih 9 kilometer dari perkampungan warga.
Karena kondisinya kurang terawat, kata Bronto Kapolda bersama Danrem 132 Tadulako langsung turun tangan membersihkannya. Rencananya, dalam waktu dekat akan dilakukan perbaikan sehingga dapat dimaksimalkan penggunaannya.
“Dan di lokasi ini juga ditempatkan pos sekat,” katanya.
Ia menjelaskan sumber air itu merupakan sarana air bersih satu-satunya yang melayani sekitar 250 kepala keluarga di Desa Pantagolemba.
Terpisah Kepala Desa Pantagolemba, Kecamatan Poso Pesisir Selatan, Tairas Bajaji mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Kapolda Sulteng bersama personel Operasi Madago Raya terhadap kebutuhan warganya.
“Apa yang dilakukan oleh aparat TNI Polri sepertinya memberikan nuansa baru bagi masyarakat, di mana sumber air yang kami gunakan untuk konsumsi masyarakat di Desa Pantago Lemba yang notabene diragukan oleh kapolda karena terlihat sangat tidak hygenis, saya menyambut sangat baik,” kata Kades Pantago Lemba.
Ia berharap, semoga operasi Madago Raya dapat segera menyelesaikan pengejaran DPO teroris Poso, serta mengimbau kepada para DPO teroris Poso sebaiknya segera menyerahkan diri. Sehingga warga dapat hidup tenang dan bebas beraktifitas seperti biasa serta bisa bercocok tanam kembali di lahan-lahan perkebunan yang tidak dapat fungsikan petani selama ini. (bid/palu ekspres)