PALUEKSPRES,PALU – Terkait penerapan lock micro efektif di Perumahan Dosen (Perdos) Universitas Tadulako (Untad) Palu, Wali Kota Palu telah mengeluarkan surat edaran nomor 443/2822/HUKUM/2021, Senin 16 Agustus 2021.
Bersamaan itu, wali kota juga meninjau kesiapan para pihak terkait pelaksanakan lock down pada skala kecil wilayah tersebut, Senin sore. Lalu mengidentifikasi langsung seluruh jalan masuk ke kompleks tersebut dengan mengitari kompleks perumahan.
Selanjutnya wali kota menyempatkan diri menyosialisasikan kepada warga tentang teknis lock micro efektif tersebut.
Dalam lock micro efektif ini, Pemkot akan memberlakukan buka tutup akses masuk ke Perdos Untad di Kelurahan Tondo Kecamatan Mantikulore ini.
Sesuai hasil peninjauan, ditemukan sebanyak 11 pintu yang menjadi akses masuk pemukiman tersebut. Seluruh akses ini nantinya akan dijaga aparat gabungan mulai pukul 19.00WITA sampai pukul 06.00 WITA dini hari.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Palu, Trisno menjelaskan pihaknya akan menerjunkan sebanyak 30 personil Satpol PP.
“Dari kami Satpol-PP menyiagakan dua personil disetiap pintu masuk yang telah teridentifikasi,”kata Trisno.
Penjagaan akses masuk pada saat tutup ini menurutnya juga akan dibantu aparat TNI dan Polri.
“Semuanya sudah siap,”katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Palu, Romy Sandi Agung menjelaskan terkait kesiapan dapur umum. Menurutnya, Dinsos Palu mendapat dukungan Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) dalam penyiapan dapur umum tersebut.
Pihaknya sendiri menerjunkan dua unit mobil truck operasional. Satu dijadikan sebagai dapur umum dan satu unit lainnya pemasok air bersih.
Romy mengutarakan, pihaknya tekah mendata sebanyak 300 kepala keluarga yang menghuni Perdos untuk kepentingan pemenuhan makan minum selama lock mikro efektif ini.
“Jadi setiap hari kami memasak 300 bungkus nasi dan lauknya,”jelas Romy.
Sementara itu, Wali Kota Palu Hadianto Rasyid mengatakan, seluruh pola lock mikro ini akan dievaluasi dalam dua atau tiga hari.
“Kita berharap InsyaAllah dalam sepekan kita bisa terjadi penanganan yang baik,”katanya.
Lock micro efektif ini diharapkan pula bisa menjadi langkah konkret untuk menekan penyebaran Covid-19 hingga nol kasus. Kalau ini berhasil, maka wilayah lain akan menyusul dengan pola yang sama,”jelasnya.
Ia pun berharap masyarakat bisa tersadar bahwa wabah Covid 19 ini adalah hal nyata. Kemudian bisa mulai melakukan langkah-langkah pencegahan yang dimulai dari diri sendiri dengan menerapkan Protokol Kesehatan secara baik.
“Ya minimal kalau kita berfikir untuk tidak jaga diri, paling tidak kita jaga keluarga dak saudara kita yang lain,”pesannya.
Khsusus wilayah Perdos Untad Palu, wali kota menilai kebijakan lock micro efektif ini sesungguhnya untuk menjaga orang-orang dengan usia rentan.
“Ini mohon maaf, sesungguhnya yang rentan adalah orang tua kita. Contohnya orang tua kita para dosen dengan rata-rata usia rentan,”pungkas wali kota (mdi)






