PALUEKSPRES,MAKASSAR — Innalillahi wa innailaihi rajiun. Godfather Sepak Bola Indonesia dan juga mantan manajer Timnas, Andi Darussalam Tabusalla meninggal dunia.
Tokoh Sulawesi Selatan itu menghembuskan nafas terakhirnya di ICU RSUP Wahidin Sudirohusodo, Kota Makassar, pukul 23.35 Wita, Senin (16/8/2021).
Andi Darussalam Tabusalla lahir di Surabaya, Jawa Timur, 25 Agustus 1950. Namanya dikenal melalui kiprahnya dalam mengelola kompetisi sepak bola pada awal dasawarsa 2000-an.
Di luar dunia olahraga, Andi juga pernah dipercaya mengelola perusahaan milik Bob Hasan dan keluarga besar Aburizal Bakrie.
Dikutip dari buku berjudul ‘Aku dan Tuhanku’ karya Andhy Pallawa, disitu diceritakan secara gamblang dan terperinci kisah perjalanan hidup Andi Darussalam, khususnya spiritualitas dirinya dengan Sang Pencipta seperti dilansir fajarcoid, Selasa,(17/8/2021).
Dalam buku tersebut, Andi Darussalam Tabusalla berbagi kisah dan pengalaman berharganya selama sakit hingga merasakan kepasrahan lebih tinggi terhadap Tuhan, sang maha Pencipta.
Diketahui, mantan Ketua KONI Sulsel ini selama belasan tahun menghadapi komplikasi penyakit yang berujung pada vonis gagal ginjal pada tahun 2007.
“Saya sakit sejak 2007. Buku ‘Aku dan Tuhanku’ berisi bagaimana susah payahnya saya melewati sakit itu. Sakit ini bukan musibah tapi karunia yang diberikan kepada saya. Alhamdulillah saya lebih dekat dengan Tuhan,” tutur Andi Darusalam Tabusalla.
Ia percaya bahwa akan banyak hal ajaib yang bakal menghampiri seseorang ketika kita menyerahkan hidup ini ke Tuhan.
Dari pengalaman tersebut, Andi Darussalam akhirnya bisa memetik pelajaran berharga bahwa hikmah di balik cobaan pasti akan ada keindahan yang disiapkan Tuhan. Selamat jalan Godfather Sepak Bola Indonesia. (fajarcoid)






