Kamis, 13 Agustus 2026
Opini  

Kutemukan ‘Indonesia Mini’ di Kamonji

Catatan Rusman Madjulekka

NAMANYA Rusdam. Biasa dipanggil Undeng. Ia kawan satu kelas saya di Sekolah Dasar (SD) Inpres Kamonji, kecamatan Palu Barat, kota Palu, Sulawesi Tengah, tahun 1977. Sebelumnya, ia ikut orang tuanya yang berasal dari Mandar (Sulawesi Barat) merantau ke Palu.

Dan ‘roa’ (kawan,red) saya lainnya, seperti  ‘dorang’ Imam, Mety, Santi, Nana, Alo, Abdul Azis, Faridah, Purwanty, Aminah, Miftah, Taufan, Nurmiati, Zainab, Sahidah, Tamrin, Trio ‘kwek-kwek’ Nurfaidah, Mujahidah, Fahmi Habibu, Desny, Latifa, Ali Badjuber, Jamila, yang beretnis atau keturunan campuran Bugis, Kaili, Jawa, Banjar, Kawanua, Arab, Tionghoa, Gorontalo, Kalimantan dan lainnya.

Di era tahun 1970-an, meskipun terkadang orang menganggap Kamonji sebagai kampung, tapi siapa sangka kehidupan masyarakat di wilayah ini sangat harmonis. Ciri khas dari kampung Kamonji adalah sikap toleransi beda etnis dan agama dari para warganya, dengan berbasis sejarah dan kisah keluarga.

Sesama warga boleh dikata sangat rukun dan damai sejak dari zaman saya kecil dulu. Meskipun banyak perbedaan, masyarakat Kamonji tidak pernah ada masalah satu sama lain. Warga asli maupun pendatang bisa klop, berbaur serta hidup berdampingan. Ada pula yang dipersatukan lewat ikatan perkawinan. 

Bahkan, menurut cerita orang tua dan para tokoh masyarakat setempat yang saya dengar, sebelum Pancasila lahir, kehidupan di kampung Kamonji sudah rukun. Pasalnya, saya merasakan sendiri keindahan warisan luhur nenek moyang tersebut. Mereka memiliki toleransi.

Tingginya nilai toleransi di kampung Kamonji bisa dilihat dari aktivitas masyarakatnya bila saat tiba hari lebaran atau perayaan hari raya umat beragama. Warga yang non muslim akan selalu ikut memeriahkan lebaran. Begitu juga saat warga kristen perayaan Natal.

Mereka saling mengunjungi, membagikan makanan atau mengundang tetangganya untuk mencicipi makanan khas lebaran atau natal. Kemeriahan juga diwarnai tradisi ‘hagala’ yang dinantikan para anak-anak kampung Kamonji. Begitupun juga bila tiba Imlek, warga etnis Tionghoa selalu memberi angpao pada anak-anak.

***

PLURALISME di kampung Kamonji tumbuh dengan belajar dari sejarah keluarga. Karena itu akarnya kuat, tak mudah diterpa angin perubahan yang kadang diboncengi bermacam isu, praduga, hoaks, dan ujaran kebencian.

Tiba-tiba aku teringat resolusi Badan PBB, Unesco, yang mengatakan: ada empat konteks dalam belajar. Yakni “learning to know”, “learning to do”, “learning to be”, dan “learning together”.  Poin terakhir ini “together in harmony”.

Masyarakat Kamonji secara alami mengalami proses belajar saling memahami, menghargai, dan bertoleransi yang khas kampung. Hal itu bagian dari adaptasi.

“Ya…saya dari kecil so (sudah,red). Te (tidak,red) pernah bapilih (milih-milih,red) roa (teman,red). Kadang kalau hari raya, saya paling bersemangat karena bisa saling mengunjungi,” cerita Rusdam, salah satu warga kampung Kamonji.

Pria berusia 51 tahun ini mengaku sudah tinggal bertahun-tahun di kampung Kamonji. Tempat tinggalnya sudah menjadi kampung tersendiri baginya. Keragaman di sekitarnya adalah perbedaan yang indah, menurutnya. Sehingga kehidupan sehari-hari di sekitar tempat tinggalnya seakan tidak ada perbedaan. Semua menyatu menjadi pergaulan sosial yang sangat baik.

Sebuah kesyukuran bagi saya yang pernah tinggal dan bersekolah pada masa kecil (1977-1982) di kampung Kamonji. Memoriku masih kuat mengingat betapa diriku menemukan “Indonesia Mini” untuk kehidupan keberagaman. Disini hidup warga dengan berbagai etnis.

Keberagaman etnis di kampung ini memberikan bukti bahwa kampung Kamonji adalah etalase atau dunia kecil harmoni keberagaman Indonesia yang sejati. ***

Jakarta, 6/9/2021
(Penulis bersekolah di SD Inpres Kamonji 1977-1982 pernah tinggal di jalan jeruk kamonji)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization
Menekan Spin Delay Is The Key Dengan Irama Tidak Teratur 2 Detik, 5 Detik, 8 Detik Bisa Membingungkan Randomizer Atau Hanya Ritual Ocd Saja
Masa Depan Hiburan Digital Interaktif Dibahas Melalui Perpaduan Teknologi Dan Narasi Pada Wild Bounty Showdown
Inovasi Seotda Baccarat Dari Pragmatic Play Menggabungkan Budaya Korea Dan Format Baccarat Modern Di Tahun 2026
Infrastruktur Game Digital Lebih Siap Menghadapi Gangguan Berkat Cyber Resilience Architecture
RTP Mahjong Scatter Hitam Pragmatic Play Hadir Nonstop 24 Jam Berkat Inovasi Teknologi AI Terbaru
Mahjong Ways Dioptimalkan Dengan Grafis Engine HTML5 Dan Kecepatan Respons Antarmuka Pengguna
Mahjong Ways Menjelaskan Mekanisme Perhitungan Kombinasi Kemenangan Dari Kiri Ke Kanan
Infrastruktur Digital Menjaga Stabilitas Performa Meskipun Beban Sistem Terus Meningkat
Data Historis Menjadi Dasar Pengembangan Algoritma Prediktif Generasi Terbaru
Literasi Risiko Menjadi Penting Seiring Pertumbuhan Investor Pasar Modal Indonesia