Sabtu, 8 Agustus 2026

Vaksin Covid-19 Dosis 1 Palu Tembus 129.246 Jiwa

Ketua Tim Surveylance Covid-19 Palu dr Rochmat/foto: dokumen

PALUEKSPRES,PALU- Pemberian vaksin Covid-19 dosis pertama di Kota Palu sudah menembus angka 129.246 jiwa. Ini terealisasi pada 84,68persen dari total target sasaran vaksin sebanyak 265,498 jiwa.

Demikian Ketua Tim Surveylance Covid-19 Palu dr Rochmat dalam rapat evaluasi penanganan Covid-19 tingkat Kota Palu, Selasa 21 September 2021 di Kantor Wali Kota Palu.

Namun penyuntikan vaksin untuk dosis kedua baru mencapai angka sebanyak 84.318 jiwa atau 31,91persen.

Menurutnya, capaian realisasi vaksinasi di Kota Palu termasuk capaian yang tinggi dari daerah lain. Hal itu jelasnya berkat banyaknya institusi yang melakukan pemberian vaksin tersebut.

“Vaksinasi di Palu memang dilakukan secara masif jajaran TNI dan Polri. Begitu juga Puskesmas membuka pelayanan vaksinasi gratis yang sedang berjalan saat ini,”kata dr Rochmat.

Dia menambahkan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu saat ini juga tengah mendorong pemberian vaksinasi kelompok pelajar.

“Jika vaksinasi kelompok pelajar sudah mencapai 70perse, maka kita harap ini sudah bisa mengantisipasi penularan Covid-19,”paparnya.

Dibagian lain dr Rochmat mengutarakan bahwa Bed Occupancy Rate (BOR) atau keterisian tempat tempat tidur pasien Covid-19 di rumah sakit sudah berada pada 15,86persen per Senin 20 September 2021.

“Itupun sebenarnya masih terhitung dari kasus daerah penyangga seperti Kabupaten Sigi dan Donggala,”tandasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Palu, Denny Taufan menjelaskan, pasca penetapan PPKM Palu ke level 3, pihaknya akan kembali memaksimalkan fungsi organisasi di tingkat kelurahan dan kecamatan.

Misalnya fungsi Puskesmas dan Satgas Covid-19 tingkat kelurahan. Pihaknya akan mendorong perangkat-perangkat ini untuk menguatkan edukasi tentang Covid-19.

“Umumnya yang terpapar Covid-19 adalah mereka dengan daya tahan tubuh yang lemah. Maka edukasinya bagaimana meningkatkan daya tahan tubuh,”jelasnya

Selain itu fungsi organisasi ditingkat kelurahan juga harus mampu mendeteksi secara dini warga yang terpapar Covid-19 agar langkah-langkah penanganan juga bisa berjalan cepat.

“Dengan upaya-upaya demikian, semoga kita bisa mempertahankan status PPKM level 4 dan berharap bisa turun lagi ke PPKM level 2,”pungkasnya. (mdi)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital