Sabtu, 8 Agustus 2026
Palu  

BPN Palu Mulai Tata Ulang Lahan Huntap Petobo

Zulkifli. Foto: Dokumentasi

PALUEKSPRES, PALU – Badan Pertanahan Nasional (BPN) Palu mulai melakukan penyesuaian rencana dan penataan ulang bidang tanah serta kepemilikan atau Land Consolidation (LC) terhadap lahan Hunian Tetap (Huntap) di Kelurahan Petobo, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu.

Sebelumnya Pemerintah Provinsi Sulteng telah mengusulkan Penetapan Lokasi (Penlok) lahan Huntap Petobo seluas 77,5 hektare yang terletak di sebelah selatan Jalan M. Soeharto.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kota Palu, Zulkifli menjelaskan lahan yang diusulkan Penlok tersebut merupakan lahan yang sebelumnya telah dibebaskan Pemerintah Kabupaten Sigi. Terletak di sisi selatan Jalan M Soeharto.

“Lokasi lahan tersebut telah disetujui warga Petobo sebagai tempat pembangunan Huntap,” ungkap Zulkifli, Jumat pekan lalu.

LC yang dilakukan BPN/ATR Palu menurutnya bertujuan untuk memetakan kembali titik – titik lahan sesuai dengan kepemilikan warga.

Kemudian mencocokkan luas lahan untuk kebutuhan pembangunan Huntap serta lahan untuk Fasilitas Umum (Fasum) dan Fasilitas Sosial (Fasos).

“Untuk kebutuhan sekitar 800 lebih warga penyintas Petobo serta fasilitas umum dan sosial,”kata Zulkifli, Jumat pekan lalu.

Menurutnya, jika hasil LC nantinya masih terdapat kekurangan luas lahan yang dibutuhkan, baik untuk Huntap, Fasum dan Fasos,maka kemungkinan besar pemerintah akan melakukan pembebasan lahan milik warga.

Untuk kepentingan itu, Pemerintah Provinsi Sulteng telah mengucurkan dana hibah sebesar kurang lebih Rp12 Miliar.

“Pemkot Palu juga menganggarkan sekitar Rp40 Miliar lebih untuk dana pendukung,”jelasnya.

Sebelumnya pengusulan Penlok lahan Huntap Petobo ditetapkan bersama Pemprov Sulteng, Pemkot dan DPRD Palu, BPN/ATR Palu dalam rapat percepatan penanangan Rehabilitasi – Rekontruksi (Rehab-Rekon), Senin 11 Oktober 2021.

Zulkifli menambahkan, setelah pertemuan itu, pihaknya kembali menggelar pertemuan bersama BPN/ATR untuk membahas rencana LC lahan usulan Penlok tersebut. (mdi/paluekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital