Minggu, 5 April 2026
Daerah  

Muhidin M Said Gelar Vaksin untuk Warga Palu

PALU, PALU EKSPRES – Anggota DPR RI asal dapil Sulteng Muhidin M Said, kembali menggelar vaksin kepada warga Palu, di Cafe Tanaris Palu, Kamis 4 November 2021. Sedikitnya 500 warga ditargetkan ikut dalam vaksin kali ini.

Vaksinasi berlangsung sehari pukul 08.00 hingga pukul 15.00 dengan melibatkan 16 orang tenaga kesehatan dari Dinas Kesehatan Kota Palu dan PMI Sulawesi Tengah.

Tenaga Ahli Muhidin M Said, Salehudin M Awal, mengatakan, sebagai wakil rakyat asal daerah pemilihan Sulteng, Muhidin merasa perlu mensukseskan vaksinasi di Sulawesi Tengah. ”Sebagai wakil rakyat asal Sulteng, beliau merasa perlu mensukseskan vaksinasi di Sulteng,” jelas Awal, Kamis 4 November 2021.

Ia mengatakan, di Sulawesi Tengah, Kota Palu adalah daerah ketiga yang mendapat vaksin dari Muhidin M Said. Di Kabupaten Sigi vaksinasi sudah berlangsung tiga kali, di Desa Mpanau – Biromaru, Karawana – Dolo Selatan dan dan Desa Tuva serta di Kabupaten Parigi Moutong. Vaksinasi warga masih akan dilakukan untuk masyarakat Sulteng.

Tak hanya mendapat vaksin, warga juga mendapat paket sembako yang berisi, minyak goreng, beras, susu, gula dan lain-lain.
Penyerahan sembako secara simbolis diserahkan oleh Bendahara Partai Golkar Sulteng, Imelda Muhidin Said.

Masriah (32) yang datang mengantar kerabatnya di tempat vaksin – mengaku bersyukur karena mendapat bingkisan sembako. Menurut dia, sudah banyak vaksinasi yang disiapkan diberbagai tempat. Namun memilih menunggu yang diselenggarakan oleh mantan Ketua Kadin Sulteng itu, karena ada paket sembako. ”Teman saya tunggu vaksinnya Pak Muhidin, biar ada sembakonya,” ungkapnya tersenyum.

Sementara data per September 2021 menyebutkan, realisasi di sejumlah daerah di Sulawesi Tengah masih rendah, baru sekitar 20,21 persen untuk dosis pertama dari target 2.135.907 jiwa. Penerima vaksin dosis pertama mencapai 431.580 jiwa dan penerima dosis kedua sekitar 256.727 jiwa. Dengan kata lain, baru sekitar 2 per 100 penduduk di Sulteng yang mendapatkan dua dosis vaksin Corona jika dibandingkan dengan target 2,13 juta orang. (kia/palu ekspres)