Minggu, 5 April 2026
Daerah  

Nuansa Istimewa di Pembukaan MTQ 2021 Buol, Ini Alasannya..

Jurnalisme Warga

PALUEKSPRES, BUOL– Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) X Tingkat Kabupaten Buol resmi dibuka pada Senin malam (15/11/2021). Perhelatan dua tahun sekali di tingkat kabupaten ini diikuti oleh 11 kafilah sejumlah kecamatan yang ada di Kabupaten Buol. Peserta yang terdaftar mengikuti seluruh cabang yang dimusabaqahkan sebanyak 412 orang.

Seremoni pembukaan MTQ X ini memiliki keistimewaan tersendiri yang membedakannya dengan tahun-tahun sebelumnya karena dibuka langsung oleh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (kemenag) Provinsi Sulawesi Tengah. Pertama kalinya pembukaan MTQ Tingkat Kabupaten Buol dibuka oleh Kakanwil. Kegiatan-kegiatan MTQ sebelumnya dibuka oleh Bupati Buol.

MTQ X ini adalah kegiatan pertama di Kabupaten Buol yang melibatkan banyak orang semenjak pandemi Covid-19 melanda. Antusias masyarakat menghadiri seremoni pembukaan terlihat jelas dari jumlah yang hadir menyaksikan secara langsung. Dan, yang sangat mengesankan adalah kepatuhan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan (Prokes).

Sejak awal, Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Buol yang juga selaku Ketua LPTQ Kabupaten Buol H. Abdullah Batalipu, S.Sos, M.Si, mewanti-wanti bahwa vaksin dan kepatuhan terhadap Prokes menjadi syarat mutlak dapat dilaksanakannya MTQ X tingkat Kabupaten Buol Tahun 2021 secara langsung dan terbuka.

Dalam laporannya, Ketua LPTQ Kabupaten Buol H. Abdullah Batalipu, S.Sos, M.Si menyampaikan, sejak diamanahi sebagai Ketua LPTQ Kabupaten Buol, tidak lagi membuka ruang bagi hadirnya peserta transfer yang berasal dari kabupaten lain dalam kegiatan MTQ/STQH tingkat kabupaten maupun tingkat provinsi.

Ia menyadari bahwa inovasi yang dilakukannya ini tidak populer. Tetapi semua dimaksudkan dalam rangka menggali dan mengembangkan potensi putera-puteri  daerah sebagi ikhtiar untuk membumikan Alquran dan mewujudkan masyarakat Bumi Pogogul yang Qurani.

“Juara di tingkat provinsi memang menjadi dambaan bagi semua daerah. Tetapi itu bukanlah prioritas utamanya,” kata Abdullah Batalipu yang juga wakil Bupati Buol.

Sementara itu Bupati Buol Amiruddin Rauf menegaskan, nilai-nilai kebenaran yang terkandung dalam Alquran harus dimasyarakatkan atau dibumikan. Di antaranya, melalui iven MTQ/STQH di semua tiingkatan. Karena jika tidak dibumikan, maka akan tertutupi oleh kebohongan atau kebatilan yang disampaikan atau dilakukan secara berulang-ulang.

“Kebenaran harus terus disampaikan, disosialisasikan, dan diperjuangkan untuk direalisasikan,” ujar Bupati Buol.

Senada dengan Bupati Buol, Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tengah, Drs. KH. Ulyas Taha, M.Pd, sebelum membuka secara resmi MTQ X Tingkat Kabupaten Buol menyampaikan pentingnya keyakinan tanpa keraguan terhadap kebenaran Alquran dan kesiapan menjadikannya sebagai akhlak kehidupan dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara dalam bingkai Negara Kesatuan Republik indonesia. “Sebesar apa petunjuk dari Alquran akan didapatkan, tergantung pada sebesar apa keyakinan dan kesiapan menjadikannya sebagai akhlak dalam kehidupan,” kata Kakanwil Kemenag.

Kakanwil juga sangat mengapresiasi keputusan yang diambil oleh Ketua LPTQ Kabupaten Buol yang tidak lagi menerima peserta dari luar daerah Kabupaten Buol. Menurutnya, keputusan ini sangat positif dan akan memberikan dampak positif bagi tumbuh suburnya kecintaan masyarakat untuk membaca, menulis, menghafal, mengkaji, dan mengamalkan Alquran. “Tetapi untuk merealisasikan keputusan ini dibutuhkan orang yang tegas, berani, dan peduli,” tegas Ulyas dalam sambutannya.

Kehadiran Kakanwil Kemenag Sulteng di  Buol, selain membuka secara resmi seremoni pembukaan MTQ X tingkat Kabupaten Buol juga dirangkaikan dengan kunjungan kerja dan pembinaan ASN di lingkungan kantor Kemenag Buol, bertempat di halaman kantor Kemenag.

Turut menyertai Kakanwil, Kabag TU,  ketua, wakil ketua, dan sekretaris Dharma Wanita Persatuan Kanwil Kemenag Sulteng.

Di waktu bersamaan juga dilaksanakan pembinaan Dharma Wanita Persatuan Kantor Kemenag Buol oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan Kanwil Kemenag Sulteng bertempat di Aula Kantor Kemenag Buol.

Esok harinya, Kakanwil bersama rombongan melanjutkan perjalanan menuju Kota Manado dalam rangka mengikuti kegiatan Pekan Kerukunan Internasional dan Konferensi FKUB ke-VI se-Indonesia Tahun 2021. (Kiriman Kakan Kemenag Buol Nurkhairi)