Akbid Graha Ananda Palu Naik Level Menjadi Institut

  • Whatsapp
Koordinator LLDIKTI Wilayah XVI, Irwan Halid menyerahkan SK Kemendikbud perubahan bentuk Akbid Graha Ananda menjadi Institut Teknologi Kesehatan dan Bisnis Graha Ananda kepada Ketua Yayasan, Yusri Yusuf Andi Ara, Kamis 25 November 2021 di Hotel Best Western Palu/foto: Hamdi Anwar

PALUEKSPRES,PALU – Akademi Kebidanan Graha Ananda Palu naik level menjadi Institut dengan nama baru Institut Teknologi Kesehatan dan Bisnis Graha Ananda Palu Sulawesi Tengah.

Seremoni perubahan bentuk perguruan tinggi swasta ini digelar sederhana di Hotel Best Western Palu dengan agenda penyerahan Surat Keputusan (SK) perubahan bentuk dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi,
Kamis 25 November 2021.

Perubahan bentuk Perguruan Tinggi Swasta (PTS) ini berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi nomor 458/E/O/2021 tentang izin peruba bentuk Akademi Kebidanan Graha Ananda Palu menjadi Institut Teknologi Kesehatan dan Bisnis Graha Ananda dibawah Yayasan Pendidikan Graha Ananda Lestari Palu.

SK perubahan bentuk dari Kemendikbud ini diserahkan Koordinator Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah XVI, Gorontalo dan Sulawesi Utara dan Tengah (Gosulutteng) Irwan Halid kepada Ketua Yayasan Graha Ananda Lestari Palu, Yusri Yusuf Andi Ara.

Penyerahan SK perubahan bentuk dirangkai sekaligus dengan pengukuhan Rektor Institut Teknologi Kesehatan dan Bisnis Graha Ananda Palu yakni Fadli Umar.

Dalam sambutannya, Rektor Fadli Umar menyebut telah menyusun agenda kerja dalam rangka mewujudkan akselerasi perguruan tinggi tersebut.

Pertama upaya meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) dosen yang masih bergelar S2 untuk melanjutkan studi ke jenjang berikutnya.

“Karena peningkatan SDM menjadi hal penting dalam menggerakkan roda organisasi.

Kemudian melakukan restrukturisasi dengan menempatkan serta memberi kesempatan kepada pihak lain untuk membuka dalam berkolaborasi dengan institut. Hal itu menurutnya juga penting sebagai upaya mengembangkan berbagai inovasi institut dengan tiga program pendidikan tersebut.

“Kami akan membuka diri untuk berkolaborasi dengan perguruan tinggi swasta lainnya,”katanya

Sementara itu Ketua Yayasan Graha Ananda Lestari Palu, Yusri Yusuf Andi Ara, mengatakan akan secepatnya mendorong pembentukan Senat dan memiliki wakil rektor.

“Segera susun program kerja bersama untuk selanjutnya diajukan kepada yayasan,”katanya.

Ia berterima kasih kepada semua pihak baik dalam Internal yayasan dan akademi yang telah bekerja keras dan berkontribusi mengantarkan pada perubahan bentuk ini.

Sementara itu Koordinator LLDIKTI Wilayah XVI, Irwan Halid menyatakan, pihak Kemendikbud telah mengeluarkan dua SK perubahan bentuk akademi menjadi institut di wilayah kerja XVI.

“Ini SK yang kedua perubahan bentuk perguruan tinggi di wilayah XVI,”sebutnya.

Ia berharap, Rektor segera melakukan rapat Senat untuk memilih dan menetapkan pengurus di bawahnya.

Kepada ketua yayasan, Nirwan berpesan untuk melakukan peningkatan kualitas lulusan institut nantinya. Termasuk meningkatkan kualitas para dosennya. Karena hal itu menjadi bagian penting dalam proses akreditasi. (mdi)

Pos terkait