Minggu, 9 Agustus 2026
Palu  

BNPB Hanya Setujui 4.755 Data Baru Stimulan Palu

Presli Tampubolon. Foto: Hamdi Anwar/PE

PALUKEPSRES, PALU- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI hanya menyetujui sebanyak 4.755 Kepala Keluarga (KK) sebagai data baru penerima dana hibah bantuan stimulan perbaikan rumah rusak yang diajukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPPB) Palu.

Sebelumnya BPBD Palu mengajukan sebanyak 4.770 KK sebagai data usulan baru. Namun setelah melalui review di BNPB, data itu berkurang lantaran 15 diantaranya bermasalah terkait kegandaan dan tidak lengkap data administrasi kependudukan.

“Dari 15 itu, 13 diantaranya karena ganda dan 2 lainnya tidak lengkap NIK,NOK dan alamat,”ungkap Presli Tampubolon.

Oleh sebab itu kata Presli, hasil rivew usulan baru data penerima stimulan yang diserahkan kembali untuk kepentingan pemberkasan dan penyaluran tersisa sebanyak 7.755 KK dari sebelumnya 4.770 KK

“By nama by adress (BNBA) secara total diajukan sebanyak 4.770 yang diakses BNPB untuk kepentingan rivew. Namun 15 ganda dan tidak lengkap NIK dan NOK,”ungkap Presli.

Namun demikian, pihaknya ujar Presli tetap akan melakukan upaya agar data yang ditemukan tidak lengkap NIK dan NOK tersebut bisa dilakukan penyempurnaan. Sepanjang data tersebut memang benar dan hanya terjadi ketidaklengkapan saja.

“Kami sudah teruskan KPA dan PPK progam Rehab-Rekon. Apakah bisa dilakukan penyempurnaan atau tidak untuk kembali melakukan prosedur review APIP,”pungkasnya.

Untuk diketahui data 4.755 ini merupakan data usulan penerima stimulan baru yang diajukan BPBD Palu.

Sebelumnya BNPB merekomendasikan untuk dilakukan perpanjangan tahap kedua penyaluran dana bantuan stimulan perbaikan rumah rusak akibat bencana alam 28 September 2018 di Kota Palu.

Perpanjangan dilakukan berkaitan dengan adanya usulan baru termasuk masih adanya penerima stimulan yang telah disalurkan sebelumnya yang belum menyelesaikan pekerjaan dan surat pertanggungjawaban penggunaan anggaran.

Perpanjangan tersebut juga telah mendapat persetujuan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI mengingat masih adanya anggaran hibah stimulan yang tersisa di las daerah Kota Palu. (**/mdi/paluekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital