Minggu, 30 Agustus 2026
Palu  

Pengelolaan Kearsipan di Parimo Dinilai Belum Optimal

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Parimo, Kamiludin Pasau (Berdiri) saat menghadiri Bimtek Srikandi. Foto : ASWADIN/PE

PALUEKSPRES, PARIMO – Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, Kamiludin Pasau mengatakan, Kabupaten Parigi Moutong dengan berbagai potensi dan sumber daya yang dimiliki belum berjalan secara optimal.
Hal itu disampaikanya pada kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) sinkronisasi pengelolaan arsip melalui aplikasi sistem informasi kearsipan dinamis dan terintegrasi (Srikandi) untuk operator organisasi perangkat daerah di Parimo, berlangsung di kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Selasa (7/12/2021).
Dia mengatakan, dalam penguatan tata kearsipan daerah, pengelolaan dan pemanfaatan kearsipan daerah itu sebagai salah satu sumber literasi. Menurutnya, belum optimalnya upaya pengelolaan dan pemanfaatan kearsipan daerah di Parigi Moutong, diakibatkan beberapa faktor. 
Salah satunya adalah, penguatan kearsipan belum masuk dalam prioritas pembangunan dan pengembangan pemerintah daerah.” Ini kan aneh juga, padahal arsip itu adalah bagian dari urusan wajib,” ujarnya.
Namun hal itu kata Kamiludin, belum mendapat apresiasi dari pemerintah daerah, dan mungkin saja masih terkendala dengan turunan aturan dari atas kebawah. Sehinga arsip itu tidak dilihat sebagai simbol kebutuhan.” Jadi betapa pentingnya arsip ini dalam kehidupan kita,” ucapnya.
Menurut dia, untuk saat ini beberapa daerah termasuk Kabupaten Parigi Moutong, pengelolaan arsip itu masih menggunakan cara konvensional. Sementara sudah ada aturan mengatur bahwa, segala bentuk penanganan kearsipan harus dilakukan secara sistematis melalui Informasi dan Teknology (IT).
“Dan kami telah melatih dua orang operator, ini merupakan kerjasama Dinas Perpustakaan dan Kearsipan dengan Dinas Kominfo setempat. Jadi kegiatan server dan jaringan daerah sebagai admin itu dari Dinas Kominfo. Sementara, untuk admin OPD, ada di OPD masing-masing,” jelasnya.
Menurutnya, Parigi Moutong baru sekitar 15 OPD yang menyusun Jadwal Retensi Arsip (JRA). Sementara, OPD yang telah menyelesaikan JRA yakni, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Disdikbud, Badan Keuangan Daerah, dan BKPSDM.
“Selebihnya itu ada 11 OPD baru sementara menyusun JRA, dan yang lainnya sama sekali belum menyusun. Jadi arsip itu tidak bisa di musnahkan jika OPD tidak memiliki JRA,” ungkapnya.
Lanjut dia mengatakan, arsip harus disimpan di OPD masing-masing. Bahkan, ada arsip yang sudah rusak dan di makan rayap.” Dan itu belum diolah. Kami bingung, mau mengola seperti apa, karena OPD belum memiliki JRA. Sebab, JRA merupakan pedoman kami untuk memastikan mana yang masuk arsip musnah dan mana menjadi arsip statis,” tuturnya.
Ia menambahkan, untuk pemusnahan, pihaknya baru memusnahkan arsip Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta arsip milik Dinas Perpustakaan dan Kearsipan itu sendiri.” Jadi baru dua OPD selesai kami lakukan pemusnahan arsipnya. Kami juga tidak memiliki arsiparis yang merupakan tenaga fungsional yang bisa menilai arsip itu musnah atau tidak,” ujarnya. (asw/paluekspres)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam