Keeesokan harinya, Hendra mendapat informasi dari tetangganya bahwa foto EN terpampang pada aplikasi MiCh*t sebagai PSK.
“Dipancing menggunakan voice note, benar, ternyata dia. Saya pikir lapor polisi dahulu biar digerebek sekalian,” beber Hendra. Hendra kemudian mengetahui bahwa lokasi keponakannya itu berada di sebuah apartemen di daerah Kalibata, Jakarta Selatan. Dia kemudian membuat laporan ke Polsek Makasar pada Jumat (24/12).
Pada Sabtu (25/12), polisi bersama keluarga EN menggerebek apartemen yang disewa RB. Hasilnya, diamankan RB selaku muncikari dan empat perempuan lain yang dijadikan PSK. Salah satu perempuan yang diamankan yakni EN.
“Sekarang dia (EN) lebih banyak diam di rumah, murung, enggak seperti biasanya,” kata Hendra saat dikonfirmasi, Selasa (28/12).
Hendra menyebut EN kini sudah mendapat pendampingan psikologis dari tim P2TP2A Pemprov DKI Jakarta. “Mudah-mudahan traumanya tidak parah,” ujar Hendra.(jpnn/pe)






