“Mewakili teman-teman semua, kami ingin menyatakan memang rindu untuk duduk bersama lagi dengan IAS. Adapun pendaulatan sebagai gubernur oleh sejumlah komunitas, itu adalah bagian dari realitas kegembiraan yang tak terbendung,” tegas mantan Sekretaris DPD Demokrat Sulsel era IAS ini.
Akademisi dari Universitas Pejuang Republik Indonesia (UPRI) Makassar, Dr Rivai menyebut sosok IAS sangat memenuhi syarat memimpin Sulsel. Yang terpenting dari sebuah kepemimpinan, kata Rivai, adalah yang benar-benar dapat dirasakan.
“Mereka yang pernah dipimpin IAS tentu bisa merasakan bagaimana kepemimpinannya. Saya tidak heran jika dia masih sangat diharapkan bisa memimpin Sulsel. Boleh jadi karena masyarakat memang merindukan model kepemimpinan IAS,” tutup Rivai. (rls/sam/fjr/pe)






