Dia mengatakan, untuk saat ini pihaknya masih dalam tahap persiapan lelang untuk kegiatan tersebut. Menurutnya, anggaran untuk tahun ini lumayan besar yakni, Rp 44 miliar, dibandingkan tahun sebelumnya hanya Rp 32 miliar.
Dengan demikian, diharapkan kepada rekanan yang menang dalam proses lelang nantinya, adalah rekanan yang kuat secara permodalan maupun peralatan. Sehingga, dapat menghasilkan pekerjaan yang berkualitas dan sesuai perencanaan.
“Jadi harapan kami dari Dinas kepada rekanan yang menang dalam proses lelang nanti yang qualified. Artinya, kuat dalam hal permodalan dan peralatan. Intinya, sumbar daya mereka memadai. Sehingga hasil pekerjaan itu, sesuai dengan perencanaan kita,” ujarnya.
Ia menambahkan, pekerjaan tahun sebelumnya terlaksana dengan baik dan tepat waktu oleh para rekanan. Hanya saja ada salah satu paket pekerjaan yang sedikit mengalami keterlambatan, tepatnya di Dusun Kopi. Sementara yang lainnya berjalan sesuai perencanaan.
“Namun, dengan keterlambatan pekerjaan tahun kemarin, ada rekanan yang mendapat sanksi. Tapi sanksinya hanya membayar denda saja, itu kan termasuk sanksi juga. Tapi untuk sanksi pemutusan kontrak, itu tidak ada.” ujarnya.(asw/paluekspres)






