Ia mengungkapkan bahwa mulai Bulan Oktober 2021 yang lalu insentif padat karya kembali dinaikkan dari Rp250 ribu menjadi Rp500 ribu dan kenaikkan ini diharapkan tidak berhenti di situ.
Wali Kota akan melakukan evaluasi dan perbaikan mulai dari pola kerja, pencapaian kerja, kemampuan bekerja anggota padat karya dan lain-lain, sehingga pada tahun ini skema dan pola kerja padat karya harus dipahami dengan baik termasuk oleh para pengawas padat karya.
“InsyaAllah insentif tahun ini kita akan naikkan kembali. Tetapi pemerintah berharap padat karya semakin menunjukkan peran dan kerjanya untuk kota ini. Pemerintah Kota akan mengevaluasi anggota padat karya,” ungkapnya.
Ia berharap kepada seluruh anggota padat karya untuk melaksanakan arahan dan instruksi dari para lurah, serta melaksanakan sebaik-baiknya apa yang menjadi arahan dan rencana kerja yang diberikan.
Wali Kota juga mengungkapkan bahwa selain mendapatkan kenaikan insentif, seluruh anggota padat karya juga dilindungi oleh asuransi kesehatan dan asuransi kematian sebagai bentuk perlindungan pemerintah.
“Walaupun sudah naik gaji tetap dapat asuransi. Olehnya saya meminta seluruh kita melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya dengan sebaik-baiknya dan saya minta ketika berdinas harus memakai seragam. InsyaAllah tahun depan kita adakan kembali yang baru lagi,” tambahnya.
Apel akbar yang dihadiri seluruh anggota padat karya se-Kota Palu ini merupakan apel perdana yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Palu sejak membentuk kelompok padat karya 12 tahun yang lalu.(mdi/PaluEkspres)






